Jurnalis Lampung Ikuti Proses Pembuatan Uang di PERURI

Jurnalis Lampung Ikuti Proses Pembuatan Uang di PERURI

Suaralampung.com, Bandarlampung-

Puluhan jurnalis yang mengikuti Pelatihan Wartawan Daerah Regional Lampung 2020, sangat antusias ketika berkesempatan melakukan kunjungan ke Perusahaan Umum Republik Indonesia (PERURI) untuk melihat proses pembuatan uang secara langsung sehingga mendapat pemahaman dalam hal pengadaan atau percetakan uang, baik kertas maupun logam.

Kunjungan 23 jurnalis ke PERURI yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung (KPw BI Provinsi Lampung), tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiharto Setyawan, untuk melihat secara langsung pembuatan uang asli di daerah Karawang, Jawa Barat, Jumat (6/3).

Bank Indonesia (BI) adalah lembaga negara yang bertugas mengatur peredaran uang. Namun, lembaga independen tersebut tidak mencetak uang sendiri. Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum PERURI) merupakan salah satu BUMN yang bertugas mencetak uang untuk Bank Indonesia (BI).

Selanjutnya, Kepala Departemen Persiapan Cetak Uang RI, Marta Hendra W menjelaskan, hal itu sesuai peraturan yang ditetapkan pemerintah. Peraturan yang dimaksud adalah UU No. 7 Tahun 2011, pencetakan Rupiah dilakukan oleh Bank Indonesia, dengan menunjuk badan usaha milik negara, yaitu Perum PERURI, sebagai pelaksana Pencetakan Rupiah.

"Atas peraturan tersebut BI tidak boleh mencetak uang di perusahaan lain selain Peruri," jelasnya. Namun, PERURI sendiri tidak hanya mencetak uang untuk Indonesia. Marta mengungkapkan ada sejumlah negara yang mencetak uang di PERURI. "Negara lain yang mencetak uang dengan kita antara lain Nepal dan Peru," tutur Marta didampingi Kepala Seksi Penataan Hasil Cetak Uang Kertas Trio Saputro dan Biro Komunikasi PERURI di ruang konferensi pers PERURI Dina Eny Ana, 

Tidak hanya mencetak uang, PERURI juga mencetak dokumen-dokumen penting negara dengan tingkat security tinggi. Seperti cetak meterai dari Dirjen Pajak, Paspor dan e-Paspor dari Direktorat Jenderal Imigrasi, pita cukai dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, sertifikat tanah dari Badan Pertanahan Nasional, perangko dari PT. Pos, dan ijazah perguruan tinggi yaitu UI, ITB dan Unpad untuk yang sudah dicetak disini, bahkan negara Srilanka mencetak paspor di PERURI juga," kata dia. (Tik)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jurnalis Lampung Ikuti Proses Pembuatan Uang di PERURI"

Posting Komentar