Suaralampung.Com.
Pesawaran - Warga DusunTaman Jaya Desa Way Harong kecamatan Way Lima kabupaten pesawaran kecewa terhadap Petugas perusahaan listrik negara ( PLN ) rayon pringsewu mencabut KWH listrik nya tanpa pemberitahuan. Minggu,(4/8/2019).
Hal tersebut di sampaikan oleh salah satu masyarakat dusun taman jaya desa way harong, ia menceritakan kronilogis pencabutan nya pada Senin( 23/7 ) lalu.
"Bermula petugas PLN dateng ke rumah saya Dan mengecek Bagian atas KWH dan yang ngecek bilang bagus mas, lalu turun dan mengecek bagian rumah belakang bilang bagus" cerita Aliyudin pemilik KWH menirukan Ucapan petugas P2TL PLN tersebut.
Dan petugas P2TL PLN tersebut menyebrang ke rumah warga lain bagian depan dan dalam hitungan menit petugas P2TL PLN tersebut datang kembali lalu membawa petugas kepolisian dan mencabut secara paksa sambil mengucapkan kata kata yang tak di duganya.
"Mas Kwh ini kita cabut sebab bukan atas nama pribadi" kata petugas tim P2TL PLN yang semula mengatakan bagus.
Dengan iringan waktu warga dusun taman jaya desa way harong Aliyudin meminta saudara nya dan awak media suara lampung untuk bisa mempertanyakan KWH yang di daftarkan atas nama pribadinya.
Dan seketika Bapak Aliyudin juga saudarany diringi tim Awak media ini mempertanyakan KWH yang menggunakan atas nama dirinya yang didaftarkan pada kisaran tahun 2012 lalu.
Mantan petugas PLN Cabang Kedondong yang bernama Tulus menceritakan,"Memang saya perhatikan ahir-ahir ini, malah hampir meraja lela petugas P2TL PLN ini, bisa-bisa di cegat orang di masa orang dia nanti, alangkah banyak nya pengguna KWH di way lima kedondong ini yang menggunakan KWH bukan nama sendiri, kayaknya kalo di bawakan puso satu, kayak nya gak cukup itu," terang Tulus.
Dan warga Dusun Taman Jaya Way Harong pamit pulang setelah mendengarkan cerita Tulus, kalo pencabutan itu adalah salah Pencabutan KWH, lalu mantan petugas PLN cabang kedondong Tulus kembali memanggil sambil menunjukan SMS salah satu petugas PLN Aktif yang tulisanya.
" Mas kwh itu salah cabut, besok mau di pasang kembali," jelas Tulus Sambil nunjukin SMS WHATAPPS nya.
Seiring waktu hingga berita ini di terbitkan, KWH lampu PLN milik Aliyudin yang Salah pencabutan tersebut, sesuai cerita mantan petugas cabang PLN kedondong Tulus hingga hari ini tidak kunjung di pasang, hingga dirinya Berencana Akan menempuh penyelesaian secara hukum. ( Ry/Kj).







