Sukadana — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sukadana melaksanakan kegiatan Salam Pemasyarakatan sebagai langkah preventif sekaligus pendekatan humanis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di dalam rutan, Sabtu (07/03). Kegiatan salam pemasyarakatan dilaksanakan rutin oleh jajaran regu pengamanan dengan mendatangi langsung kamar hunian warga binaan.
Dalam pelaksanaannya, petugas regu pengamanan terjun langsung menyapa warga binaan dan melakukan pengecekan kondisi di setiap kamar hunian. Melalui kegiatan ini, petugas dapat memastikan situasi tetap aman, kondusif, serta mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan warga binaan.
Selain sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban, kegiatan Salam Pemasyarakatan juga dimanfaatkan sebagai sarana konseling bagi warga binaan. Melalui pendekatan dialogis dan humanis, petugas memberikan ruang bagi warga binaan untuk menyampaikan berbagai persoalan pribadi, tekanan psikologis, maupun kendala selama menjalani masa pembinaan.
Petugas kemudian menampung setiap aspirasi yang disampaikan serta memberikan penjelasan dan solusi yang dapat membantu menyelesaikan persoalan tersebut. Pendekatan ini diharapkan mampu membangun hubungan yang baik serta meningkatkan rasa saling percaya antara petugas dan warga binaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry menyampaikan bahwa kegiatan Salam Pemasyarakatan merupakan salah satu upaya membangun pembinaan yang lebih humanis sekaligus menjaga stabilitas keamanan di lingkungan rutan.
“Kegiatan ini menjadi bentuk kehadiran petugas yang tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga memberikan perhatian dan mendengarkan langsung kondisi warga binaan. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan pembinaan berjalan lebih optimal,” ujar Karutan.
Melalui kegiatan Salam Pemasyarakatan, Rutan Sukadana terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, serta penuh pendekatan humanis. Kehadiran petugas yang menyapa dan mendengarkan secara langsung diharapkan mampu memberikan rasa mengayomi bagi warga binaan, sekaligus menumbuhkan semangat untuk menjalani proses pembinaan menuju perubahan yang lebih baik.




