Sukadana — Rutan Kelas IIB Sukadana terus berkomitmen dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Pada hari ini, Rabu (01/04), Rutan Kelas IIB Sukadana melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus membangun koordinasi dengan Puskesmas Sukadana. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen dalam memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan.
Kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, didampingi Plh. Kasubsi Pelayanan Tahanan serta tenaga kesehatan rutan. Kehadiran jajaran disambut hangat oleh Kepala Puskesmas Sukadana Meidariani, SKM ,MM bersama jajaran, dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak tidak hanya mempererat hubungan silaturahmi, tetapi juga membahas berbagai langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di lingkungan Rutan Sukadana. Diskusi difokuskan pada penguatan koordinasi layanan medis, peningkatan respons terhadap kebutuhan kesehatan warga binaan, serta upaya preventif dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan rutan.
Kepala Rutan Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas.
“Pelayanan kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam pembinaan warga binaan. Melalui kerja sama dengan Puskesmas Sukadana, kami berharap dapat menghadirkan layanan kesehatan yang lebih optimal, responsif, dan berkesinambungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Karutan menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan rutan yang sehat dan kondusif, sehingga proses pembinaan dapat berjalan dengan maksimal.
Dengan adanya koordinasi yang baik antara Rutan Sukadana dan Puskesmas Sukadana, diharapkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan dapat terus ditingkatkan, baik dari segi kualitas maupun jangkauan layanan.
Melalui sinergi yang terjalin, Rutan Kelas IIB Sukadana optimistis dapat mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih prima, sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung keberhasilan proses pembinaan warga binaan secara berkelanjutan.




