Menko Zulhas Pastikan Ketersediaan Pupuk Bersubsidi di Lampung Aman

Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Menko Zulhas Pastikan Ketersediaan Pupuk Bersubsidi di Lampung Aman

Jumat, Mei 08, 2026 | 19:17 WIB 0 Views Last Updated 2026-05-08T12:17:33Z
Lampung Selatan — Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan (Menko Zulhas) memastikan di lapangan bahwa ketersediaan pupuk bersubsidi lebih dari cukup, dan datang sebelum musim tanam. Kelancaran penyaluran ini dipastikan Menko Zulhas langsung di tengah forum "Rembuk Tani" di Kec. Penengahan, Kab. Lampung Selatan, Lampung, Jumat (8/5/2026).
 
"Alhamdulillah kita lihat bersama tadi pupuk lancar, tidak ada masalah, diskonnya (Harga Eceran Tertinggi/ HET turun, Red) masih berjalan. Ketersediaan pupuk lebih dari cukup, sebelum tanam sudah ada," ujar Menko Zulhas.
 
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa dirinya mendapat tugas langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk memastikan kebijakan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi berjalan dengan baik. Sebelumnya, Pemerintah telah banyak melakukan perubahan untuk memberikan kemudahan akses petani terhadap pupuk bersubsidi.
 
Perubahan tersebut, diantaranya penyederhanaan regulasi dalam tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi. Atas perubahan tersebut, pupuk bersubsidi bisa ditebus petani sejak awal tahun, dan bisa didapatkan petani sebelum memulai tanam.
 
Perubahan berikutnya, yaitu HET pupuk bersubsidi turun 20 persen mulai Oktober 2025 untuk semua jenis pupuk. Penurunan ini pertama kali dilakukan dalam sejarah subsidi pupuk di tanah air.
 
"Saya dapat tugas dari Bapak Presiden dalam seminggu tiga hari untuk keliling Indonesia, mendengar, mengecek, memastikan kebijakan Bapak Presiden berjalan dengan baik. Salah satunya pupuk, karena petani harus makmur. Petani makmur itu jalannya apa? Pupuk harus lancar," ujar Menko Zulhas.
 
Dalam forum ini, Menko Zulhas menyampaikan komitmen kementerian/lembaga sektor pertanian yang berhasil memperkuat sektor pangan nasional melalui berbagai program strategis. Mulai dari percepatan swasembada pangan hingga peningkatan surplus beras nasional. Keberhasilan ini, tambahnya, salah satunya didukung oleh dari kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi selama ini.
 
Di tempat yang sama, Direktur Supply Chain Pupuk Indonesia, Robby Setiabudi Madjid menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah terhadap kinerja Pupuk Indonesia dalam menyalurkan pupuk bersubsidi lebih efisien. Kemudahan-kemudahan yang diberikan Pemerintah untuk petani, ungkapnya, menjadikan penyerapan pupuk bersubsidi lebih optimal.
 
Khusus untuk Provinsi Lampung, tambahnya, Pemerintah tahun 2026 mengalokasikan pupuk bersubsidi sebanyak 715.000 ton. Terdiri dari Urea 310.889 ton, NPK Phonska 387.830 ton, NPK Khusus Kakao 7.495 ton, pupuk organik Petroganik 8.019 ton, ZA 282 ton, dan SP-36 sebanyak 485 ton.
 
Adapun penebusan yang telah dilakukan petani Lampung di awal tahun ini cukup tinggi, yaitu 489.008 ton. Realisasi penyaluran hingga 7 Mei 2026 ini sekitar 41,87 persen dari alokasi.
 
"Serapan awal tahun ini cukup tinggi. Hal ini tidak lepas dari kemudahan-kemudahan yang diberikan Pemerintah melalui perubahan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi," ujar Robby.
 
Sementara itu, kegiatan Rembuk Tani di Lampung Selatan ini dihadiri sekitar 300 petani. Dalam kesempatan ini Pupuk Indonesia juga menyerahkan bantuan pupuk nonsubsidi sebanyak 5 ton, terdiri NPK Phonska Plus 2,5 ton dan pupuk Nitrea sebanyak 2,5 ton.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menko Zulhas Pastikan Ketersediaan Pupuk Bersubsidi di Lampung Aman

Trending Now

Iklan

iklan