Lampung – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, melakukan kunjungan kerja perdana di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung pada Senin (11/5/2026) siang.
Didampingi oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan publik serta penguatan integrasi antara fungsi imigrasi dan pemasyarakatan di wilayah Lampung.
Menteri Agus Andrianto beserta jajaran langsung melakukan peninjauan menyeluruh di area pelayanan paspor dan izin tinggal. Beliau berdialog dengan pemohon untuk memastikan bahwa prosedur berjalan transparan, cepat, dan sesuai dengan semangat "Imigrasi untuk Rakyat".
Dalam kesempatan ini, Menteri Agus menekankan pentingnya keramahan petugas dalam melayani masyarakat. Beliau menginstruksikan agar setiap kendala teknis yang dihadapi pemohon dapat segera dicarikan solusinya tanpa mengabaikan aspek keamanan.
Kehadiran pimpinan tertinggi di tengah area pelayanan ini memberikan motivasi tambahan bagi para petugas garda terdepan untuk menjaga integritas dan profesionalisme kerja.
Mendukung 15 Program Aksi
Kunjungan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Fokus utama dalam tinjauan ini adalah modernisasi sarana prasarana serta penguatan penegakan hukum yang humanis.
Transformasi digital menjadi kunci agar akses layanan keimigrasian semakin menjangkau pelosok daerah dengan birokrasi yang lebih ringkas.
Sinergi Imigrasi dan Pemasyarakatan
Hal menarik dalam kunjungan ini adalah adanya booth display hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di area pelayanan kantor imigrasi.
Penempatan produk WBP ini merupakan bentuk sinergi nyata antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Direktorat Jenderal Imigrasi dalam mempromosikan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan kepada masyarakat luas yang sedang mengakses layanan keimigrasian.
Sinergi ini menunjukkan bahwa kementerian tidak lagi bekerja secara terkotak-kotak, melainkan sebagai satu kesatuan yang saling mendukung.
Produk-produk unggulan dari Pemasyarakatan yang dipamerkan diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, sekaligus mengubah stigma masyarakat terhadap warga binaan melalui bukti nyata kreativitas dan produktivitas mereka.
Peninjauan Area Perkantoran
Selain area layanan publik, Menteri beserta jajaran juga meninjau area perkantoran dan fasilitas pendukung lainnya guna memastikan standar operasional prosedur (SOP) keamanan dan kenyamanan pegawai terjaga dengan baik.
Lingkungan kerja yang kondusif dinilai sebagai faktor krusial dalam mendukung performa pegawai untuk memberikan pelayanan terbaik bagi publik secara konsiste





