Lampung Selatan – Kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 cabang olahraga panjat tebing jenjang SMA/SMK/MA berlangsung meriah di Kabupaten Lampung Selatan. Ajang ini menjadi sarana strategis dalam menjaring bibit atlet muda berbakat sekaligus meningkatkan prestasi olahraga pelajar di daerah.
Kegiatan yang dipusatkan di venue panjat tebing Yayasan Swadhipa Natar ini diikuti oleh pelajar dari berbagai sekolah se-Lampung Selatan, dengan didampingi para guru dan official masing-masing.
Ketua Umum KONI Kabupaten Lampung Selatan, Zulhaidir, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sebelum secara resmi membuka acara, ia berkesempatan mencoba langsung papan panjat tebing yang digunakan dalam perlombaan O2SN cabang olahraga panjat tebing.
Selain itu, Zulhaidir juga meninjau sarana dan prasarana olahraga yang tersedia di lingkungan Yayasan Swadhipa sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan fasilitas olahraga di daerah.
“Fasilitas yang baik akan melahirkan atlet-atlet hebat. Kami sangat mengapresiasi Yayasan Swadhipa yang telah menyediakan sarana olahraga yang representatif,” ujarnya.
Dalam kompetisi tersebut, sejumlah atlet muda berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Pada kategori final boulder putra, Riki Farel Pratama berhasil meraih juara pertama, disusul Pierro Giri Pamungkas di posisi kedua, dan Fernando di peringkat ketiga.
Sementara itu, di kategori putri, Cahaya Junita Syahri Liana tampil sebagai juara pertama, diikuti Dila Radila di posisi kedua, dan Aulia Natasya di posisi ketiga.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi antar pelajar serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda.
Dengan terselenggaranya O2SN 2026 ini, diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet panjat tebing berbakat yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Lampung Selatan hingga ke tingkat provinsi maupun nasional. (Tri)





