Bandar Lampung – Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung bersama tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pria yang diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan memanjat tower telekomunikasi di wilayah Way Kandis, Kota Bandar Lampung pada Rabu (24/6).
Informasi kejadian diterima Basarnas Lampung pada pukul 10.13 WIB dari Bhabinkamtibmas setempat. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 10.55 WIB dengan membawa peralatan vertical rescue dan perlengkapan pendukung lainnya.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 45 menit, tim tiba di lokasi pada pukul 11.40 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen dan upaya penyelamatan.
Korban diketahui bernama Mursalin Candra (25). Saat ditemukan, korban berada di atas tower telekomunikasi dengan kondisi yang memerlukan pendekatan khusus agar proses evakuasi dapat berlangsung aman tanpa menimbulkan risiko bagi korban maupun petugas.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung yang diwakili oleh Komandan Tim Rescuer Sumaryansyah yang memimpin operasi di lapangan mengatakan bahwa keberhasilan evakuasi tidak lepas dari pendekatan persuasif yang dilakukan petugas kepada korban.
"Proses evakuasi kami lakukan secara hati-hati dengan mengutamakan keselamatan korban. Tim terlebih dahulu melakukan komunikasi dan pendekatan persuasif untuk menenangkan korban sebelum tindakan penyelamatan dilaksanakan. Alhamdulillah korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat," ujar Sumar di lokasi kejadian.
Setelah berhasil diturunkan dari tower pada pukul 13.00 WIB, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa menuju rumahnya untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.
Operasi penyelamatan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Tim Rescue Basarnas Lampung, Polsek Tanjung Seneng, Brimob, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung, Dinas Pemadam Kebakaran Lampung Selatan, BPBD Bandar Lampung, Forum Relawan Rescue Lampung (FRRL), serta masyarakat setempat.
Dengan berhasil dievakuasinya korban dalam kondisi selamat, operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai pada pukul 13.30 WIB. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Basarnas Lampung mengapresiasi sinergi seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut sehingga proses penyelamatan dapat berjalan aman, cepat, dan lancar. (***)





