Bandar Lampung – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung terus mengoptimalkan program pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui berbagai kegiatan positif dan kreatif. Salah satu bentuk pembinaan tersebut diwujudkan melalui penampilan PASSAI BAND, kelompok musik yang dibentuk dan dibina di dalam Lapas, yang tampil menghibur warga binaan beserta keluarga saat jam kunjungan.
Penampilan PASSAI BAND berlangsung di area kunjungan Lapas Kelas I Bandar Lampung di bawah pengawasan dan pendampingan petugas pemasyarakatan. Melalui lantunan lagu-lagu yang dibawakan, suasana kunjungan menjadi lebih hangat, penuh kebersamaan, dan memberikan hiburan positif bagi warga binaan maupun keluarga yang datang berkunjung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan mengembangkan bakat dan minat warga binaan di bidang seni musik, sekaligus menjadi sarana menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, serta semangat untuk terus berkarya selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, menyampaikan bahwa pembinaan melalui seni musik menjadi salah satu media yang efektif dalam membangun karakter positif warga binaan.
“PASSAI BAND merupakan salah satu hasil dari program pembinaan kepribadian yang kami laksanakan di Lapas Kelas I Bandar Lampung. Melalui kegiatan seni musik, warga binaan diberikan ruang untuk menyalurkan bakat, mengembangkan kreativitas, serta membangun kepercayaan diri. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat positif bagi proses pembinaan dan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berkarya serta memperbaiki diri,” ujar Ike Rahmawati.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas), Anggun Cici Rafila, menjelaskan bahwa kegiatan musik yang ditampilkan PASSAI BAND merupakan bagian dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Penampilan PASSAI BAND saat jam kunjungan tidak hanya menjadi hiburan bagi keluarga dan warga binaan, tetapi juga merupakan bentuk nyata hasil pembinaan yang telah dijalankan. Melalui kegiatan ini, warga binaan belajar tentang kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan bagaimana mengekspresikan diri secara positif. Kami akan terus mendukung kegiatan-kegiatan pembinaan yang mampu mengembangkan potensi warga binaan,” ungkap Anggun Cici Rafila.
Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Kelas I Bandar Lampung menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pembinaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada pengembangan potensi warga binaan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat.





