LAMPUNG UTARA — Balai Pemasyarakatan Kelas II Kotabumi terus mengembangkan berbagai kegiatan produktif sebagai bagian dari penguatan pembimbingan dan pemberdayaan Klien Pemasyarakatan. Salah satunya melalui pemanfaatan lahan dengan menanam berbagai jenis tanaman obat seperti lengkuas, kunyit, lidah buaya, jahe, dan serai.
Kegiatan penanaman tanaman obat tersebut menjadi bagian dari upaya Bapas Kotabumi dalam menciptakan lingkungan yang produktif sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara optimal. Tanaman yang dipilih merupakan jenis tanaman yang relatif mudah dibudidayakan dan memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, Bapas Kotabumi tidak hanya berupaya menjaga lingkungan tetap hijau, tetapi juga mengenalkan pemanfaatan tanaman yang memiliki nilai guna dan berpotensi dikembangkan menjadi bagian dari kegiatan produktif.
Kepala Bapas Kelas II Kotabumi, Afan Sulistiono, menekankan bahwa kegiatan produktif seperti penanaman tanaman obat merupakan salah satu bentuk pembimbingan yang dapat memberikan pengalaman praktis kepada Klien Pemasyarakatan. Kegiatan sederhana di lingkungan Bapas diharapkan dapat menjadi bekal untuk diterapkan secara mandiri di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Tanaman seperti kunyit, jahe, lengkuas, serai, dan lidah buaya memiliki beragam manfaat serta dapat dikembangkan dengan metode budidaya sederhana. Selain untuk kebutuhan rumah tangga, tanaman tersebut juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi apabila dikelola secara berkelanjutan.
Bagi Bapas Kotabumi, pembimbingan Klien Pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada aspek kepribadian, tetapi juga perlu diarahkan pada peningkatan keterampilan dan kemandirian. Pemanfaatan lahan melalui kegiatan bercocok tanam menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, produktivitas, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar. Dengan memanfaatkan lahan secara produktif, tanaman yang ditanam dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi media pembelajaran bagi Klien Pemasyarakatan.
Pengembangan tanaman obat juga membuka peluang untuk dikembangkan lebih lanjut melalui konsep hilirisasi sederhana. Hasil budidaya nantinya dapat diarahkan tidak hanya untuk pemanfaatan langsung, tetapi juga menjadi bahan baku produk olahan yang memiliki nilai tambah dan potensi kewirausahaan.
Langkah ini memperkuat komitmen Bapas Kotabumi untuk menghadirkan pembimbingan yang lebih aplikatif dan berorientasi pada masa depan. Klien Pemasyarakatan diharapkan tidak hanya mampu menjalani proses reintegrasi sosial dengan baik, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk membangun kehidupan yang lebih produktif dan mandiri.
Melalui kegiatan penanaman lengkuas, kunyit, lidah buaya, jahe, dan serai, Bapas Kotabumi terus mendorong terciptanya lingkungan pembimbingan yang produktif, hijau, dan memberikan manfaat nyata. Ke depan, kegiatan tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi program pemberdayaan yang melibatkan Klien Pemasyarakatan secara lebih aktif serta memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat.
@kemenimipas @ditjenpas @pemasyarakatanlampung
#ditjenpas #pemasyarakatan #kemenimipas #bapaskotabumi #humasbapaskotabumi #ketahananpangan #tanamanobat #pemberdayaan #klienpemasyarakatan #kemandirian





