Bandar Lampung – Dalam rangka mendukung program pembinaan kepribadian dan kemandirian, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Bandar Lampung mengikuti kegiatan latihan kepramukaan yang dilaksanakan pada Rabu, 30 September 2026, bertempat di Lapangan Apel Lapas Kelas I Bandar Lampung.
Kegiatan kepramukaan ini menjadi salah satu sarana pembinaan positif bagi warga binaan untuk menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, serta keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Latihan dipandu langsung oleh Kak Doso dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bandar Lampung. Dalam kegiatan tersebut, warga binaan mendapatkan berbagai materi dasar kepramukaan, mulai dari latihan baris-berbaris (PBB), tali-temali, hingga praktik membuat menara untuk pengibaran bendera.
Tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, latihan juga mengajarkan pentingnya kekompakan dan kerja sama tim. Dalam proses pembuatan menara, warga binaan dituntut untuk saling berkoordinasi, memahami tugas masing-masing, serta menyelesaikan pekerjaan secara bersama-sama.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusias. Warga binaan mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh instruktur dan berusaha mempraktikkan materi yang telah disampaikan.
Seluruh rangkaian kegiatan juga diawasi langsung oleh staf Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan tujuan pembinaan.
Kabid Pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung, Bapak Gatot Suariyoko, menyampaikan bahwa kegiatan Pramuka merupakan bagian penting dalam membentuk karakter warga binaan melalui aktivitas yang positif dan edukatif.
“Pramuka bukan hanya tentang baris-berbaris atau tali-temali. Di dalamnya ada nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan dan kepedulian. Nilai-nilai inilah yang ingin kami tanamkan kepada warga binaan agar mereka memiliki karakter yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat,” ujar Gatot.
Sementara itu, Kasi Bimkemas Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ibu Anggun Cici Rafila, menambahkan bahwa kegiatan kepramukaan memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang terarah.
“Kami ingin setiap kegiatan pembinaan memberikan pengalaman yang bermakna bagi warga binaan. Melalui Pramuka, mereka belajar bahwa setiap keberhasilan membutuhkan kedisiplinan, kerja sama dan kemauan untuk terus belajar. Harapannya, nilai-nilai tersebut dapat mereka bawa sebagai bekal ketika nantinya kembali ke masyarakat,” ungkap Anggun.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen Lapas Kelas I Bandar Lampung dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, edukatif dan berkelanjutan. Melalui berbagai kegiatan positif, warga binaan diarahkan untuk mampu mengenali potensi dirinya, membangun sikap disiplin, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih produktif dan bertanggung jawab.
Semangat kepramukaan yang mengedepankan disiplin, kebersamaan, kemandirian dan pengabdian diharapkan dapat terus tumbuh dalam diri warga binaan sebagai bagian dari proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.





