Kotabumi — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui kunjungan edukatif sebanyak 51 siswa kelas I SD IT Sabilul Mukminin ke Lapas Kelas IIA Kotabumi, Rabu (14/10/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada para siswa mengenai lingkungan pemasyarakatan, pengenalan tugas dan fungsi petugas, serta berbagai program pembinaan yang dilaksanakan di dalam Lapas. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat mengenal nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, dan pentingnya menaati aturan sejak dini.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi, Tomi Elyus, bersama Kepala SD IT Sabilul Mukminin, Mujiyanto, S.Kom. Selanjutnya, para siswa mendapatkan pengenalan mengenai bidang pengamanan, termasuk pakaian huru-hara dan perlengkapan pengamanan berupa borgol. Petugas memberikan penjelasan mengenai fungsi perlengkapan tersebut serta perannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Tidak hanya mengenal aspek pengamanan, para siswa juga diajak melihat secara langsung berbagai program pembinaan kepribadian dan kemandirian warga binaan. Kegiatan tersebut meliputi melukis telur, memanen telur ayam, menanam pakcoy, memanen jamur tiram, memilah sampah, memberi pakan ikan, hingga melihat berbagai hasil karya warga binaan.
Melalui pengamatan langsung tersebut, para siswa memperoleh gambaran bahwa pembinaan di dalam Lapas mencakup pengembangan kreativitas, keterampilan, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang menghubungkan pengetahuan di sekolah dengan pengalaman nyata di lapangan.
Kepala SD IT Sabilul Mukminin, Mujiyanto, S.Kom., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan pengalaman belajar yang berharga bagi para siswa.
“Melalui kunjungan edukatif ini, kami berharap anak-anak mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru yang tidak hanya diperoleh di dalam kelas. Mereka dapat belajar secara langsung tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, serta memahami bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menjadi lebih baik,” demikian draf tanggapan yang dapat disesuaikan dengan pernyataan asli pihak sekolah.
Kunjungan edukatif ini menjadi salah satu bentuk pengenalan pemasyarakatan kepada masyarakat sejak usia dini. Dengan melihat secara langsung kegiatan dan program pembinaan di Lapas, para siswa diharapkan dapat membangun pemahaman yang lebih baik mengenai fungsi pemasyarakatan, sekaligus menumbuhkan sikap empati, menghargai sesama, dan menghormati aturan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Kotabumi menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan membuka ruang edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Pemasyarakatan bukan sekadar tempat menjalani masa pidana, melainkan juga ruang pembinaan, pembelajaran, dan kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih baik.





