Bandar Lampung – Semangat baru tumbuh dari balik tembok pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung. Para rekrutan baru Pramuka Warga Binaan menunjukkan antusiasme dan keceriaan saat mengikuti latihan bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bandar Lampung, Selasa (6/10/2026).
Bertempat di Lapangan Apel Lapas Kelas I Bandar Lampung, kegiatan berlangsung penuh semangat, kekompakan dan suasana riang gembira. Para rekrutan baru tampak bersemangat mengikuti setiap arahan dan materi yang diberikan, mulai dari latihan ketangkasan, kerja sama kelompok hingga keterampilan dasar tali-temali.
Kegiatan ini menjadi pengalaman awal yang penting bagi para rekrutan baru untuk mengenal lebih jauh dunia kepramukaan sekaligus memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Bukan hanya tentang keterampilan dan ketangkasan, Pramuka juga menjadi ruang pembelajaran untuk membangun disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, keberanian, kepedulian dan semangat kebersamaan.
Sejak kegiatan dimulai, suasana lapangan terlihat berbeda. Para anggota baru dengan penuh semangat mengikuti instruksi pembina. Mereka berusaha memahami setiap materi yang diberikan dan tidak ragu untuk saling membantu ketika menemui kesulitan.
Pada sesi tali-temali, misalnya, para peserta ditantang untuk mengingat dan mempraktikkan berbagai jenis simpul dan ikatan. Kegiatan tersebut tidak hanya menguji kemampuan individu, tetapi juga mengajarkan pentingnya komunikasi dan kerja sama.
Beberapa peserta terlihat saling mengingatkan gerakan dan membantu rekannya menyelesaikan tugas. Kesalahan dalam membuat simpul justru menjadi bagian dari proses belajar. Mereka kembali mencoba, berdiskusi dan memperbaiki hingga berhasil.
Belajar dari kesalahan, mencoba kembali dan tidak mudah menyerah menjadi salah satu pesan penting yang secara tidak langsung ditanamkan melalui latihan tersebut.
Selain tali-temali, latihan ketangkasan juga menjadi bagian yang menarik perhatian para rekrutan baru. Dengan semangat dan energi yang dimiliki, mereka mengikuti berbagai instruksi secara berkelompok. Kekompakan menjadi kunci agar setiap tugas dapat diselesaikan dengan baik.
Suasana latihan pun berlangsung cair dan menyenangkan. Senyum, canda dan semangat saling menyemangati terlihat di antara peserta. Namun demikian, seluruh rangkaian kegiatan tetap dilaksanakan secara tertib dan disiplin di bawah pengawasan Staf Pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung.
Bagi Lapas Kelas I Bandar Lampung, kehadiran rekrutan baru dalam kegiatan Pramuka merupakan bagian penting dari keberlanjutan program pembinaan kepribadian. Mereka diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman positif, mengembangkan potensi diri dan belajar berinteraksi secara sehat dalam sebuah kelompok.
Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung, Bapak Gatot Suariyoko, menyampaikan bahwa bergabungnya rekrutan baru merupakan momentum penting dalam membangun keberlanjutan kegiatan Pramuka di lingkungan Lapas.
“Kami menyambut baik semangat dari rekrutan baru Pramuka Warga Binaan. Ini merupakan awal yang baik bagi mereka untuk belajar banyak hal, bukan hanya tentang keterampilan Pramuka, tetapi juga tentang kedisiplinan, tanggung jawab dan kekompakan,” ujar Gatot.
Menurutnya, latihan bersama Kwarcab Kota Bandar Lampung memberikan pengalaman yang berbeda bagi para Warga Binaan karena mereka dapat belajar langsung melalui kegiatan yang bersifat praktis dan menyenangkan.
“Hari ini mereka belajar tali-temali, ketangkasan dan kerja sama. Hal-hal sederhana seperti ini sebenarnya memiliki nilai pembinaan yang besar. Mereka belajar bahwa untuk mencapai sesuatu diperlukan kesabaran, ketelitian dan kerja sama dengan orang lain,” jelasnya.
Gatot juga berharap semangat yang ditunjukkan oleh rekrutan baru dapat terus dipertahankan dalam kegiatan-kegiatan berikutnya.
“Kami berharap semangat hari ini tidak berhenti di lapangan saja. Nilai-nilai yang mereka dapatkan dari Pramuka harus bisa diterapkan dalam keseharian, seperti disiplin, saling menghargai, bertanggung jawab dan tidak mudah menyerah,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Bimkemas Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ibu Anggun Cici Rafila, menilai antusiasme rekrutan baru menjadi bukti bahwa Warga Binaan memiliki ruang untuk berkembang ketika diberikan kesempatan dan lingkungan pembinaan yang positif.
“Kami melihat rekrutan baru sangat antusias. Mereka datang dengan semangat, mengikuti latihan dengan riang dan berusaha menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan. Ini menjadi energi positif dalam kegiatan pembinaan,” ungkap Anggun.
Anggun menjelaskan bahwa Pramuka dapat menjadi media untuk membangun kepercayaan diri Warga Binaan.
“Ada yang mungkin pada awalnya belum percaya diri, belum mengenal teman-temannya atau belum terbiasa bekerja dalam kelompok. Melalui Pramuka, mereka belajar berkomunikasi, bekerja sama dan saling mendukung. Dari situ tumbuh rasa percaya diri dan rasa memiliki terhadap kelompok,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa proses pembinaan membutuhkan waktu dan konsistensi.
“Kami tidak berharap perubahan terjadi dalam satu hari. Yang kami bangun adalah proses. Hari ini mereka belajar satu simpul, besok belajar keterampilan lain, kemudian belajar disiplin dan tanggung jawab. Dari proses kecil yang dilakukan secara konsisten itulah diharapkan terbentuk karakter yang lebih baik,” tuturnya.
Latihan bersama Kwarcab Kota Bandar Lampung ini sekaligus menjadi bentuk sinergi dalam mendukung proses pembinaan Warga Binaan melalui kegiatan kepramukaan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berkembang sehingga anggota Pramuka Warga Binaan memperoleh lebih banyak pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat.
Bagi para rekrutan baru, kegiatan hari ini bukan sekadar latihan pertama. Ini menjadi langkah awal untuk mengenal arti kebersamaan, kedisiplinan dan perjuangan.
Mereka belajar bahwa menjadi Pramuka bukan hanya mengenakan seragam atau mengikuti kegiatan di lapangan. Lebih dari itu, Pramuka mengajarkan bagaimana seseorang mampu menjadi pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, peduli dan mampu bekerja bersama orang lain.
Di tengah keterbatasan ruang, semangat untuk belajar tetap tumbuh. Di balik tembok Lapas, kesempatan untuk berubah tetap terbuka.
Para rekrutan baru hari ini mungkin masih belajar membuat simpul dengan benar. Namun dari simpul-simpul sederhana itulah mereka belajar sebuah makna yang lebih besar: bahwa kehidupan juga membutuhkan ikatan—ikatan persaudaraan, tanggung jawab dan tekad untuk menjadi lebih baik.
Dengan semangat yang terpancar dari wajah para peserta, latihan bersama ini diharapkan menjadi awal dari perjalanan panjang para rekrutan baru untuk tumbuh menjadi anggota Pramuka Warga Binaan yang disiplin, kompak, mandiri dan mampu memberikan energi positif bagi lingkungan sekitarnya.





