Pemkab Way Kanan Bahas Pengembangan Layanan Publik Digital Terintegrasi

Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Pemkab Way Kanan Bahas Pengembangan Layanan Publik Digital Terintegrasi

Rabu, Oktober 07, 2026 | 18:59 WIB 0 Views Last Updated 2026-10-13T11:59:20Z

WAY KANAN — Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus mendorong transformasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih mudah diakses, cepat, dan terintegrasi. Upaya tersebut dibahas dalam audiensi bersama PT Trada Telekom Indonesia yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Way Kanan, Rabu (7/10/2026).

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), BAPPERIDA, serta BAPENDA. 

Pertemuan tersebut membahas penguatan transformasi digital pemerintahan melalui pengembangan TRADA SuperApps dan layanan darurat 112. Kedua layanan itu diproyeksikan menjadi bagian dari ekosistem pelayanan digital yang menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan berbagai layanan pemerintah daerah.

Dalam pemaparannya, PT Trada Telekom Indonesia memperkenalkan konsep TRADA SuperApps sebagai platform yang memungkinkan beragam layanan pemerintah diakses melalui satu pintu digital.

Pengembangan layanan tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi, mengakses layanan, serta menyampaikan kebutuhan dan laporan kepada pemerintah daerah.

Perkuat Integrasi Layanan Antar-OPD

Pengembangan layanan publik digital terintegrasi menjadi bagian penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif dan responsif. Melalui pemanfaatan teknologi, koordinasi antar-OPD diharapkan semakin baik sehingga masyarakat tidak perlu menghadapi proses pelayanan yang berbelit-belit.

Integrasi sistem juga memerlukan keselarasan data, kejelasan kewenangan, serta kesiapan sumber daya manusia di setiap perangkat daerah. Dengan demikian, digitalisasi tidak hanya memindahkan layanan ke platform elektronik, tetapi juga memperbaiki proses kerja dan kualitas pelayanan secara menyeluruh.

Pemerintah daerah perlu memastikan setiap layanan yang dikembangkan memiliki manfaat nyata, mudah digunakan, serta dapat diakses oleh masyarakat dengan tingkat literasi digital yang beragam.

Selain itu, keamanan informasi dan perlindungan data pribadi menjadi aspek penting dalam pengembangan ekosistem digital pemerintahan.

Selaras dengan Pengembangan SPBE

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Way Kanan telah mengembangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui berbagai aplikasi pelayanan publik dan administrasi pemerintahan.

Berdasarkan portal Dashboard SPBE Kabupaten Way Kanan, sejumlah aplikasi yang tersedia antara lain SIDATUK untuk informasi data kemiskinan, Simassadawan untuk pengelolaan statistik daerah, Si Laku OKE untuk pelayanan administrasi kependudukan, serta portal PPID untuk layanan informasi publik. 

Keberadaan aplikasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelayanan dan pengelolaan pemerintahan. Penguatan integrasi diharapkan dapat membantu masyarakat menemukan layanan yang dibutuhkan tanpa harus memahami berbagai sistem secara terpisah.

Dalam pemberitaan RRI pada 26 Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Way Kanan juga disebut terus mendorong digitalisasi pemerintahan melalui penerapan SPBE yang berkembang menuju pemerintahan digital. 

Layanan Darurat 112 dan Kemudahan Akses Masyarakat

Selain pengembangan SuperApps, pembahasan layanan darurat 112 menjadi salah satu perhatian dalam audiensi tersebut.

Layanan darurat yang terintegrasi berpotensi mempermudah masyarakat menghubungi pihak berwenang ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan segera. Namun, efektivitasnya memerlukan kesiapan operator, mekanisme tindak lanjut laporan, koordinasi lintas instansi, dan dukungan infrastruktur yang memadai.

Karena itu, tahapan pengembangan dan penerapan layanan perlu disertai perencanaan teknis yang jelas agar sistem yang dibangun benar-benar dapat berfungsi sesuai kebutuhan masyarakat.

Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Responsif

Upaya digitalisasi tersebut juga sejalan dengan pengembangan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Way Kanan. Dalam rapat evaluasi pada 25 Juni 2026, Bupati Ayu Asalasiyah menekankan pentingnya pelayanan yang mudah, cepat, terjangkau, aman, dan nyaman bagi masyarakat. 

Melalui pengembangan layanan digital dan penguatan integrasi antarinstansi, Pemerintah Kabupaten Way Kanan diharapkan dapat memperluas akses pelayanan sekaligus meningkatkan transparansi dan efisiensi birokrasi.

Ke depan, keberhasilan transformasi digital tidak hanya diukur dari jumlah aplikasi yang tersedia, tetapi juga dari kemudahan masyarakat dalam menggunakannya, kecepatan penanganan permohonan, serta kepastian tindak lanjut terhadap laporan yang disampaikan.

Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas perangkat daerah, pengembangan layanan publik digital terintegrasi diharapkan menjadi salah satu langkah untuk menghadirkan pelayanan pemerintahan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat Way Kanan. (Rls/ Tayib) 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemkab Way Kanan Bahas Pengembangan Layanan Publik Digital Terintegrasi

Trending Now

Iklan

iklan