Sekda Machiavelli Pimpin FGD Strategis, Perkuat APBD Berbasis Data untuk Penanggulangan Kemiskinan

Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Sekda Machiavelli Pimpin FGD Strategis, Perkuat APBD Berbasis Data untuk Penanggulangan Kemiskinan

Selasa, Oktober 13, 2026 | 18:07 WIB 0 Views Last Updated 2026-10-13T11:07:28Z

WAY KANAN — Pemerintah Kabupaten Way Kanan memperkuat strategi penanggulangan kemiskinan melalui kolaborasi lintas sektor dan integrasi pembangunan berbasis data. Upaya tersebut dibahas dalam Forum Group Discussion (FGD) Strategis yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Kamis (8/10/2026).

Kegiatan berlangsung di Ruang Buway Pemuka Pengiran Tuha, kompleks Pemerintah Kabupaten Way Kanan. FGD tersebut berfokus pada strategi penanggulangan kemiskinan melalui kolaborasi dan integrasi pembangunan dalam rangka pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Mewakili Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, Machiavelli menekankan bahwa kemiskinan merupakan persoalan multidimensi yang membutuhkan penanganan terpadu. Karena itu, program penanggulangan kemiskinan tidak dapat dijalankan secara terpisah oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), melainkan harus terintegrasi dalam perencanaan dan penganggaran.

Menurutnya, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan dasar yang layak.

Pelayanan tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan perlindungan masyarakat, serta pelayanan sosial.

Di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah, pemerintah dituntut menetapkan prioritas anggaran secara cermat agar setiap program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Oleh karena itu, sinkronisasi data, integrasi program, serta penyelarasan perencanaan dan penganggaran menjadi bagian penting dalam mendorong efektivitas penggunaan APBD.

“Anggaran bukan sekadar angka, tetapi instrumen untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas sehingga pembangunan yang kita laksanakan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Machiavelli, sebagaimana dikutip dalam pemberitaan kegiatan tersebut.

Ia berharap FGD tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi menghasilkan langkah konkret yang dapat diterapkan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Melalui pendekatan berbasis data dan pemenuhan SPM, pemerintah daerah diharapkan mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat secara lebih tepat, menyusun program berdasarkan skala prioritas, serta memperkuat evaluasi terhadap hasil pelaksanaan pembangunan.

Dorong Integrasi Program melalui SI NANGKIS SIKOP

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Way Kanan, Septa Muktamar, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pemerintah daerah mendorong strategi penanggulangan kemiskinan melalui kolaborasi dan integrasi pembangunan dalam pemenuhan SPM pada APBD.

Strategi tersebut dikenal dengan SI NANGKIS SIKOP, yang diarahkan untuk memperkuat keterpaduan perencanaan dan penganggaran daerah.

Forum tersebut juga menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, termasuk pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, serta unsur terkait lainnya, baik secara langsung maupun daring.

Keterlibatan lintas instansi diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam menentukan prioritas pembangunan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Harapkan Anggaran Tepat Sasaran

Penanggulangan kemiskinan membutuhkan kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada besaran anggaran, tetapi juga pada ketepatan sasaran, keterpaduan program, dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Karena itu, data yang akurat dan terintegrasi menjadi salah satu landasan penting dalam menentukan kelompok sasaran, wilayah prioritas, serta bentuk intervensi yang diperlukan.

Melalui FGD strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap kualitas perencanaan pembangunan dan pengelolaan APBD semakin meningkat, sehingga program pelayanan dasar dapat berjalan lebih efektif dan mendukung percepatan penanggulangan kemiskinan.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan yang lebih terukur, terarah, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Way Kanan.(Rls/ Tayib) 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sekda Machiavelli Pimpin FGD Strategis, Perkuat APBD Berbasis Data untuk Penanggulangan Kemiskinan

Trending Now

Iklan

iklan