WAY KANAN — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, menyambut kunjungan kerja Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) dalam rangka memperkuat sinergi antarlembaga serta meningkatkan kualitas pendidikan pemilih dan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.
Kunjungan kerja yang berlangsung pada 12–13 Oktober 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas demokrasi, sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan pendidikan kepemiluan meskipun tidak sedang berada dalam tahapan pemilihan umum.
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Machiavelli Herman Tarmizi hadir mewakili Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah. Rombongan KPU RI turut didampingi Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami, bersama jajaran komisioner KPU Provinsi Lampung.
Kunjungan tersebut disambut Ketua KPU Kabupaten Way Kanan, Hairul Pasya, beserta jajaran di kantor KPU setempat.
Pemerintah Kabupaten Way Kanan menyatakan komitmennya untuk mendukung penyelenggaraan pemilu sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah, terutama melalui fasilitasi, koordinasi, dan penguatan kerja sama dengan penyelenggara pemilu.
Sinergi tersebut dinilai penting agar pendidikan politik masyarakat dapat dilaksanakan secara berkesinambungan, sehingga warga memiliki pemahaman yang baik mengenai hak dan tanggung jawabnya sebagai pemilih.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Way Kanan, Hairul Pasya, menyampaikan bahwa kunjungan KPU RI menjadi momentum bagi jajaran penyelenggara pemilu di daerah untuk memperkuat semangat kerja sekaligus memperoleh arahan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas.
Menurutnya, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan bagian penting untuk memastikan warga negara yang memenuhi persyaratan dapat terdata dengan baik dan menggunakan hak pilihnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Anggota KPU RI Divisi Sumber Daya Manusia dan Penelitian dan Pengembangan (SDM dan Litbang), Parsadaan Harahap, juga memberikan perhatian terhadap pentingnya pendidikan pemilih di luar tahapan pemilu.
Pendidikan pemilih diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan partisipasi saat pemungutan suara, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar mampu menentukan pilihan secara mandiri, rasional, dan bertanggung jawab.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan di Aula Almer Homestay, Kecamatan Baradatu, pada Senin (12/10/2026).
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menggunakan hak pilih secara sadar, menjaga integritas demokrasi, serta menghormati perbedaan pilihan politik.
Penguatan sinergi antara KPU dan pemerintah daerah menjadi salah satu langkah penting untuk mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang berkualitas. Pendidikan politik yang berkelanjutan, didukung data pemilih yang akurat, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.
Dengan demikian, upaya membangun demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.(Rla/ Tayib)





