Muara Tebo — Sebelum dua hati melangkah menuju kehidupan rumah tangga, ada kesiapan yang perlu dibangun, tanggung jawab yang perlu dipahami, serta komitmen yang harus dikuatkan. Berangkat dari nilai tersebut, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo gelar sidang dan bimbingan pranikah bagi pegawai atas nama WD Anggara, Sabtu (10/10).
Kegiatan yang dilaksanakan di Lapas Muara Tebo ini menjadi bagian dari pembinaan kepegawaian, sekaligus ruang untuk memberikan pemahaman dan penguatan bagi pegawai sebelum memasuki babak baru dalam kehidupan. Bimbingan tersebut diberikan oleh jajaran pejabat struktural, yakni Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi Binadik dan Giatja, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Kaur Kepegawaian, serta perwakilan Dharma Wanita, Rina Indah Susanti.
Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan, bimbingan pranikah menjadi kesempatan untuk membahas pentingnya membangun rumah tangga dengan landasan komunikasi, saling pengertian, tanggung jawab, dan kesiapan menjalani kehidupan bersama. Peran keluarga juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas sebagai aparatur pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Muara Tebo menegaskan bahwa pembinaan pegawai tidak hanya berkaitan dengan profesionalisme dalam bekerja, tetapi juga menyentuh kesiapan pribadi dan kehidupan keluarga. Rumah tangga yang harmonis diharapkan dapat menjadi sumber dukungan dan ketenangan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
Sebab, pernikahan bukan sekadar tentang menyatukan dua insan, melainkan tentang kesediaan untuk tumbuh, belajar, dan berjalan bersama dalam berbagai keadaan. Dari bimbingan ini, diharapkan WD Anggara dapat melangkah menuju kehidupan berumah tangga dengan kesiapan, kedewasaan, dan komitmen yang semakin kuat.





