Normalisasi, Sungai Way Batanghari Kota Metro Akan Dikeruk

Normalisasi, Sungai Way Batanghari Kota Metro Akan Dikeruk

Rombongan Pemkot Metro yang dipimpin Wali Kota A Pairin saat meninjau aliran air di Iringmulyo, Selasa (4/2).


Suaralampung.Com.
METRO - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan mencari solusi penganggaran normalisasi Way Batanghari untuk mengatasi banjir di Bumi Sai Wawai.

"Kita sudah difasilitasi Gubernur Lampung. Jadi Pemkot telah menjalin komunikasi dengan Balai Besar Air Provinsi Lampung. Solusinya pengerukan Sungai Way Batanghari," ujar Wali Kota Achmad Pairin saat meninjau aliran air di Iringmulyo, Selasa (4/2).


Dijelaskannya, Balai Besar Air telah menyatakan siap membantu dengan meminjamkan alat berat untuk Kota Metro dalam melakukan normalisasi. Upaya itu dilakukan agar aliran sungai dapat lancar sehingga tidak terjadi banjir.

Karenanya, Pemkot Metro akan mencari solusi khususnya dalam penganggaran normalisasi. "Kita sudah dipinjamkan alatnya, tapi untuk operasional itu menjadi beban daerah. Nah, kemarin kita belum plot dalam APBD," bebernya.

Pairin mengaku, pihaknya tengah melakukan penghitungan dengan dana yang ada. Serta berkonsultasi agar anggaran yang ada bisa digunakan untuk melakukan normalisasi banjir di beberapa titik anak sungai.

Selanjutnya, Pemkot juga akan mengatasi masalah saluran drainase. Serta berkomunikasi dengan masyarakat untuk mencari cara agar saluran air tidak berkelok-kelok. Sehingga air bisa mengalir dengan maksimal.

"Nanti kami akan ajak berunding, siapa tahu mereka (warga) mau mengiklaskan. Sehingga aliran air ini tidak berliku-liku dan air bisa langsung mengalir," tuntasnya.

Terkait normalisasi, sebelumnya Kepala Bappeda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo mengatakan, pemkot akan melakukan pengangkatan lumpur anak sungai Way Bunut.


"Itu sudah sekitar 11 tahun, anak sungai itu belum dilakukan pengangkatan lumpur. Kondisi ini menyebabkan sedimen sungai naik bahkan mencapai hingga satu meter. Itu makanya akan normalisasi," paparnya saat dengar pendapat bersama DPRD.

Pengerukan anak sungai Way Bunut sangat perlu dilakukan mengingat tingginya sedimen yang ada. Sehingga kerap terjadi genangan saat debit air meningkat, terutama di wilayah Hadimulyo Barat, Metro Pusat.

Didukung DPRD

Komisi III mendukung langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dalam menggelontorkan anggaran untuk penanganan masalah banjir di wilayah setempat.

"Intinya kami mendukung. Tadi kami sudah sidak bersama Pak Wali ke beberapa lokasi di Metro Pusat dan Metro Timur. Ada dua anak sungai yang direncanakan normalisasi. Itu Way Bunut dan Way Batanghari," ujar Ketua Komisi III Subhan, Selasa (4/2).

Ia menjelaskan, Pemkot Metro telah memiliki anggaran. Hanya saja belum bisa digunakan untuk pos tersebut. Karena belum masuk rencana dalam APBD 2020. Sehingga perlu aturan dan konsultasi agar tidak menyalahi aturan.

"Kami intinya mendukung. Karena banjir ini menyebabkan kerugian warga, namanya air kalau sudah masuk rumah itukan musibah. Saya segera konsultasikan ke Ketua DPRD. Jika perlu kami akan ke Kemendagri. Kalau nunggu Perubahan kan kelamaan," katanya lagi.

Saat ini, terusnya, Pemkot tengah melakukan penghitungan. Setelah itu akan berkoordinasi dengan DPRD. Harapannya, anggaran yang ada bisa digunakan untuk penanggulangan banjir. Sehingga dampak air luapan bisa diminimalisir dan tidak merugikan masyarakat.(Rls/Kominfo Kota Metro)


  

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Normalisasi, Sungai Way Batanghari Kota Metro Akan Dikeruk"

Posting Komentar