Lapas Kelas I Rajabasa Bandarlampung Menggelar MoU dengan Adian Tapis Untuk Meningkatkan Kreatifitas Warga Binaan

Lapas Kelas I Rajabasa Bandarlampung Menggelar MoU dengan Adian Tapis Untuk Meningkatkan Kreatifitas Warga Binaan

Suaralampung.com, Bandarlampung-

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Rajabasa Bandarlampung menandatangani Naskah kesepakatan dan kerjasama (MoU) dengan sanggar dan galeri kerajinan khas Lampung Adian Tapis dalam memberikan pelatihan untuk menambah kreatifitas warga binaan dalam pembinaan kemandirian. Hal tersebut diungkapkan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Rajabasa Bandarlampung Maizar, saat menggelar MoU yang digelar di Aula Lapas Rajabasa, 26 Maret 2021

Dalam sambutannya Maizar mengatakan keterampilan tapis membutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam membuat kain tapis yang indah, Tapis merupakan kain khas yang berasal dari Lampung, sehingga apa yang menjadi tujuan pembinaan adalah menjadikan mereka manusia yang mandiri dan berguna. Menurutnya, tidak hanya mengisi kekosongan namun dapat memberdayakan potensi yang ada sekaligus memperkenalkan produk lokal dengan kualitas yang tidak kalah dengan pembuatan tapis lainnya.

Selain teknik merajut dan jahit, sebagian warga binaan lainnya mendapatkan pelatihan keterampilan sulam tapis yang diberikan oleh sanggar dan galeri kerajinan khas Lampung, yaitu Adian tapis Lampung. Kegiatan MoU yang dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat Lapas Rajabasa tersebut diharapkan dapat menambah kreatifitas warga binaan dalam pembinaan kemandirian. 

"Iya melalui gabungan pelatihan ini, diharapkan para warga binaan memperoleh pengetahuan dan latihan yang cukup sehingga setelah bebas nantinya mereka dapat mempraktekannya sendiri atau bahkan dapat memproduksi dalam jumlah besar sehingga menjadi sumber pendapatan mereka untuk menjalani hidup selanjutnya," kata Kalapas.

Selanjutnya, Kalapas juga mengucapkan terima kasih kepada perwakilan Adian Tapis yang berkenan hadir melaksanakan MOU ini, semoga ilmu yang diberikan bisa terlaksana dengan baik dan dapat tersalurkan kepada warga binaan kami. "Terimakasih atas kerjasama ini, semoga warga binaan dapat memiliki skill keterampilan ketika bebas dan dapat diaplikasikan nantinya," tutur Maizar.

Terpisah, Instruktur dari Adian Tapis, Haniah Anwar menjelaskan dari pelatihan tersebut, berbagai karya yang bernilai jual akan dibuat dihasilkan seperti peci tumpal motif tapis, kotak pensil dari bahan tapis, ada pula set taplak meja dan sarung bantal yang terbuat dari rajutan tangan Warga Binaan. Selain itu para warga binaan juga akan diajarkan dasar-dasar dalam membuat sulam tapis dan akan diberikan pelatihan yang dapat dihasilkan dari sulam tapis modern, dan diharapkan kepada warga binaan di Lapas ini dapat menerima dengan baik materi-materi yang diberikan oleh instruktur. (Tika)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lapas Kelas I Rajabasa Bandarlampung Menggelar MoU dengan Adian Tapis Untuk Meningkatkan Kreatifitas Warga Binaan"

Posting Komentar