Dinas Kesehatan Diminta Dapat Segera Membantu Mengirimkan Alat Rapid ke Lapas Rajabasa

Dinas Kesehatan Diminta Dapat Segera Membantu Mengirimkan Alat Rapid ke Lapas Rajabasa

Suaralampung.com, Bandarlampung-

Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung dan Dinkes Kota Bandarlampung diharapkan dapat membantu alat rapid tes untuk pengecekan terhadap warga binaan dan seluruh pegawai di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Rajabasa Bandarlampung. Hal tersebut diungkapkan Kepala Lapas Kelas IA Rajabasa Bandarlampung, Maizar saat diwawancarai para awak media di Bandarlampung, Sabtu (29/05)

Maizar mengatakan permohonan bantuan kepada Dinkes Lampung dan Dinkes Kota Bandarlampung dalam rangka untuk melakukan deteksi dini terhadap warga binaan dan petugas. "Kemarin kita sudah ajukan dan dikirim 400, tapi itu tidak cukup kami masih mengajukan kembali mudah-mudahan dapat membantu sesuai dengan harapan kita antara 1.200 hingga 2000 alat rapid tes," kata Kalapas.

Dia juga melanjutkan permohonan bantuan kepada Dinkes Lampung dan Dinkes Kota Bandarlampung dalam rangka untuk melakukan deteksi dini terhadap warga binaan dan petugas. "Untuk melakukan deteksi dini saya menginginkam seluruh pegawai dan warga binaan dilakukan pengecekan, dan untuk warga binaan dan pegawai yang terpapar COVID-19 kami telah melakukan langkah-langkah pencegahan dan tindakan yakni melakukan isolasi warga binaan di blok terpisah, memberi vitamin, membeti minuman air jahe, berjemur, dan memberi makanan tambahan," tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga lebih perketat lagi prokes untuk anntisipasi penularan lebih banyak lagi. Diketahui sebelumnya pihak Lapas Bandarlampung telah melakukan rapid test antigen kepada 526 warga binaan dan pegawai Lapas. Hasilnya keseluruhan ada sebanyak 159 yang positif COVID-19 di antaranya 152 warga binaan dan tujuh orang pegawai lapas. (Tik)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dinas Kesehatan Diminta Dapat Segera Membantu Mengirimkan Alat Rapid ke Lapas Rajabasa"

Posting Komentar