Pemilik Lapak Singkong Ilegal di Lahan Register 38 Coba Intimidasi Jurnalis

Iklan

Pemilik Lapak Singkong Ilegal di Lahan Register 38 Coba Intimidasi Jurnalis

Redaksi
Selasa, Februari 22, 2022 | 21:59 WIB 0 Views Last Updated 2022-02-22T16:21:46Z

Jurnalis mendapatkan intimidasi dari pemilik lapak kupas singkong di lahan register 38 Gunung Balak, Lampung Timur pada Selasa 22/02/22

Intimidasi berupa ancaman tersebut dilakukan pemilik lapak saat jurnalis Suaralampung.com bersama salah satu rekannya tengah melakukan kegiatan jurnalistik dalam mencari berita. Usaha tersebut berada di lahan register diduga usaha yang dijalankan tersebut ilegal (tanpa kantongi izin) tetapi tetap beroperasi.

Pada saat kejadian Wartawan Wawai News yang akrab disapa Bang Jali bersama rekannya Gofur dari suaralampung.com  hendak melakukan konfirmasi terkait lapak yang masih beroperasi meskipun telah dinyatakan tak mengantongi izin.

Namun ketika wartawan tengah berbincang dengan Komang Wulan selaku pemilik lapak kupas singkong, tiba-tiba ada seorang wanita di duga isterinya langsung mengancam wartawan jika sampai menayangkan pemberitaan tentang lapak kupas singkong tersebut.

"Awas ya, kalo sampai menayangkan pemberitaan di media, saya cari kamu,"ucap Isteri Komang kepada wartawan sambil merekam dengan handponnya.

Sebelumnya, Ketika awak media konfirmasi langsung ke Komang Wulan selaku pemilik lapak, ia mengakui bahwa usahanya itu tidak mengantongi izin. Menurutnya lahan tempat usahanya itu adalah lahan register.

"Kalo mau ditindak, tindak semua yang merambah hutan register ini, ada ribuan sampai ke dalam-dalam sana,"ujar Komang.

Bukan kah sesuai UU 33 bahwa Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Dasar itu lah alasannya memanfaatkan lahan register 38 tersebut.

Diketahui bahwa akhir 2021 lalu, Kasi Pengawasan Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Lampung Timur, Ashari pernah turun ke lokasi lapak kupas singkong di lahan register 38 Gunung Balak tersebut. 

Hal itu menindak lanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan lapak singkong di kawasan Register 38 milik Komang Wulan di kawasan Hutan Lindung Register 38 Gunung Balak. Usai melihat langsung lokasi itu Kasi Pengawasan Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Lampung Timur menegaskan bahwa usaha itu ilegal alias belum memiliki izin usaha.

Namun sampai sekarang meski berbagai pihak sudah turun ke lokasi, dan mengakui bahwa kegiatan tersebut ilegal sampai sekarang masih berlangsung tak ada tindakan tegas. 

Bahkan Komang sendiri ketika di konfirmasi oleh awak media mengakui bahwa usaha yang dilakukkannya tak mengantongi izin dan berjalan sudah cukup lama. Dia pun mengakui bahwa ia adalah anggota LSM Lipan sambil menunjukkan plang LSM Lipan di salah satu sudut lapak kupas singkong miliknya.

Pewarta ( Raja/Gofur)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemilik Lapak Singkong Ilegal di Lahan Register 38 Coba Intimidasi Jurnalis

Trending Now

Iklan

iklan