Lampung — Dalam rangka Upacara Bendera rutin setiap tanggal 17 sekaligus dilanjut dengan apel organik guna kesiapan operasional dan profesionalisme prajurit Batalyon Infanteri 7 Marinir di lapangan apel Yonif 7 Marinir, Ketapang, Teluk Pandan, Pesawaran, Senin (19/01).
Dalam amanat Panglima TNI pada Upacara Bendera17-an yang dibacakan oleh Danyonif 7 Marinir mangatakan " sebagai Prajurit kita harus senantiasa meningkatkan profesionalisme baik dalam hal kemampuan teknis, fisik, mental dan disiplin dalam menghadapi tantangan kedepan. Jaga kesiapsiagaan dalam menghadapi segala bentuk ancaman, baik yang bersifat tradisional maupun non-tradisional.
Perkuat soliditas dan kebersamaan, terutama di dalam internal TNI dan dalam hubungan dengan Masyarakat. Pelihara sinergitas dan kerjasama antar lembaga pertahanan negara, baik antara TNI, Polri, maupun instansi lainnya. Peduli pada perkembangan lingkungan strategis terkini guna memahami dinamika geopolitk internasional dan bagaimana Indonesia sebagai negara besar harus mempersiapkan diri dalam menghadapi percepatan perubahan situasi global".
Setelah Upacara Bendera selesai, kemudian dilanjut dengan apel organik untuk melaksanakan pemeriksaan personel, senjata, kendaraan dinas atau unsur-unsur pendukung lainnya dan diakhiri dengan seluruh Prajurit Yonif 7 Mar melaksanakan lari bersenjata yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri 7 Marinir Letkol Mar M. Kristian Widiantoro M.Tr. Opsla.
"Sebagai satuan tempur Yonif 7 Marinir harus selalu dalam kondisi siap, sehingga suatu keharusan untuk selalu menjaga profesionalisme, kekompakan serta kesehatan dalam rangka mendukung tugas Korps Marinir kedepan," ujar Danyonif 7 Marinir.




