Sukadana — Suasana damai dan penuh kehangatan terasa dari Gereja Oikumene Rutan Kelas IIB Sukadana. Pada hari ini, Rabu (04/03), Warga binaan beragama nasrani menjalani ibadah dan pembinaan bersama penyuluh agama Nasrani dari Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Ibu Mieke.
Suasana damai dan tenang saat warga binaan mengawali kegiatan dengan pujian lagu-lagu rohani dengan penuh penghayatan. Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh ketenangan, mencerminkan kesungguhan peserta dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Dalam sesi pembelajaran, warga binaan bersama-sama membaca dan mendalami Alkitab dengan penekanan pada makna ketaatan kepada Tuhan sebagaimana tertulis dalam Samuel 15:22 dan Yohanes 14:15. Melalui firman tersebut, warga binaan diajak untuk memahami bahwa ketaatan bukan sekadar ucapan, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata dan sikap hidup sehari-hari.
Kepala Rutan Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter warga binaan.
“Kami berkomitmen memberikan pembinaan yang menyeluruh, termasuk pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh warga binaan tanpa terkecuali. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, kami berharap mereka dapat memperkuat iman, memperbaiki diri, dan memiliki pegangan hidup yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Rutan Sukadana menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan dan inklusif, sebagai upaya membentuk warga binaan yang berintegritas, beriman, dan siap menjalani kehidupan yang lebih positif di masa depan.




