Sukadana — Wujud ketahanan pangan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sukadana kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan melalui kegiatan panen seledri, pada Rabu (25/02). Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Pengelolaan, Previ Rahadian, serta diikuti oleh jajaran staf dan peserta magang.
Panen seledri ini merupakan hasil dari pemanfaatan media tanam air melalui metode budidaya ikan dalam ember (budikdamber). Program ini menjadi salah satu inovasi Rutan Sukadana dalam mengoptimalkan lahan yang terbatas dengan sistem pertanian sederhana, efisien, serta ramah lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, budikdamber tidak hanya difungsikan untuk budidaya ikan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai media tanam sayuran, salah satunya seledri. Tanaman tumbuh dengan memanfaatkan nutrisi dari air yang berasal dari budidaya ikan, sehingga lebih hemat tempat dan minim perawatan. Hasil panen selanjutnya diserahkan ke dapur rutan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri.
Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan inovasi dalam mendukung ketahanan pangan meskipun di lahan terbatas.
“Inovasi akan terus kami kembangkan, kami ingin warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat dan aplikatif, sehingga dapat menjadi bekal positif setelah kembali ke masyarakat,” ujar beliau.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa inovasi seperti budikdamber menjadi solusi nyata dalam memanfaatkan lahan terbatas secara produktif. “Dengan sistem yang sederhana dan ramah lingkungan, kita mampu menghasilkan produk yang bermanfaat bagi kebutuhan dapur rutan. Ini adalah langkah kecil dengan dampak besar bagi keberlanjutan program pembinaan,” imbuhnya.
Melalui kegiatan panen seledri ini, diharapkan semangat inovasi dan kemandirian terus tumbuh di lingkungan Rutan Kelas IIB Sukadana, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembinaan warga binaan.




