Sukadana — Suasana haru dan bahagia menyelimuti Rutan Kelas IIB Sukadana di hari pertama Idul Fitri 1447 H, dimana Rutan Kelas IIB Sukadana menggelar layanan kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada hari pertama dengan sambutan masyarakat yang antusias, Sabtu (21/03). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga binaan untuk dapat bersilaturahmi secara langsung dengan keluarga di hari kemenangan.
Pelaksanaan layanan kunjungan dilaksanakan oleh Tim I yang berjumlah 9 (sembilan) orang, dengan dukungan petugas pengamanan sebanyak 8 (delapan) orang serta bantuan pengamanan dari unsur TNI sebanyak 1 (satu) orang. Seluruh petugas menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku guna memastikan layanan berjalan optimal, tertib, dan aman.
Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 66 warga binaan menerima kunjungan dari keluarga, dengan total pengunjung mencapai 321 orang. Antusiasme pengunjung terlihat tinggi, namun seluruh rangkaian kegiatan tetap berlangsung dengan lancar, tertib, dan kondusif berkat pengaturan serta pengawasan yang maksimal dari petugas.
Layanan kunjungan khusus Hari Raya Idul Fitri ini merupakan kesempatan yang diberikan oleh Rutan Sukadana kepada warga binaan untuk tetap menjalin hubungan dengan keluarga, sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan dalam menjaga kondisi psikologis dan semangat mereka. Rutan Sukadana juga berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima dalam layanan kunjungan selama Idul Fitri.
Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, menyampaikan bahwa layanan kunjungan hari raya merupakan wujud nyata pemenuhan hak warga binaan. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam momentum Idul Fitri ini. Layanan kunjungan ini diharapkan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antara warga binaan dan keluarga, sekaligus memberikan semangat bagi mereka dalam menjalani masa pembinaan,” ujarnya.
Karutan juga menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pengawasan ketat namun tetap humanis. “Dengan dukungan seluruh petugas dan sinergi pengamanan, Alhamdulillah layanan kunjungan hari pertama dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” imbuhnya.
Di balik tembok pembatas, kebahagiaan sederhana terpancar dari setiap pertemuan yang terjalin. Senyum, pelukan, dan air mata haru menjadi bukti bahwa kasih sayang keluarga tetap hadir, menguatkan langkah warga binaan dalam menjalani hari-hari pembinaan. Momentum Idul Fitri ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa harapan selalu ada, dan setiap orang berhak untuk memperbaiki diri serta menata masa depan yang lebih baik.




