Bandar Lampung – Ungkapan tiada hari tanpa deteksi dini bukanlah sekadar semboyan kosong di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung. Memasuki hari Selasa, 17 Maret, pergerakan dinamis kembali ditunjukkan oleh Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal bersama jajaran pengamanan yang terus menyisir area area vital demi memastikan stabilitas institusi tetap terjaga dengan sangat baik.
Ketua Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal, Dat Menda, yang memimpin langsung pergerakan hari ini, memberikan penegasan yang sangat tajam mengenai esensi penjagaan. Menurutnya, seluruh program pelayanan dan pembinaan tidak akan pernah terwujud maksimal tanpa adanya fondasi ketertiban yang kokoh di baliknya.
"Keamanan adalah inti dari segala kegiatan di dalam lembaga pemasyarakatan. Tanpa situasi yang aman dan terkendali, roda pembinaan tidak akan bisa berputar. Oleh karena itu, deteksi dini adalah napas kami yang tidak boleh terputus, dan pergerakan pengawasan ini akan terus kami lakukan setiap harinya," tegas Dat Menda memberikan arahan di sela sela kegiatan penyisiran tersebut.
Beban berat pengamanan ini tidak hanya dipikul sendirian oleh barisan regu pengamanan. Sinergi yang terbangun di lapangan sangatlah solid. Anggota regu jaga utama secara bergantian mengamankan situasi dalam pembagian waktu tugas pagi, siang, hingga malam hari tanpa henti.
Lebih dari itu, seluruh jajaran staf dari berbagai bidang juga turut diwajibkan untuk peduli dan terlibat secara aktif. Keterlibatan menyeluruh dari segala lini ini merupakan perwujudan langsung dari instruksi Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, yang selalu menekankan bahwa urusan keamanan bukanlah tugas satu divisi semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh insan pemasyarakatan.
Melalui ritme kerja yang tidak pernah putus dan kekompakan dari seluruh elemen petugas inilah, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung terus membuktikan komitmennya sebagai ruang pembinaan yang tangguh, aman, dan senantiasa kondusif setiap saat.




