Suaralampung, Lampung — Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam ruang kelas. Hal ini ditunjukkan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Lampung yang melaksanakan kunjungan edukatif ke kantor redaksi media Suara Lampung, pada Selasa, 28 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran luar kampus yang bertujuan memperkaya wawasan serta pengalaman mahasiswa, khususnya dalam memahami secara langsung proses kerja media massa dan media online (cyber media) yang profesional.
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa mengikuti sesi wawancara interaktif bersama jajaran redaksi. Berbagai pertanyaan dilontarkan, mulai dari proses produksi berita, manajemen redaksi, hingga tantangan dan etika dalam menjalankan media di era digital.
Salah satu peserta, Bunga Novitasari, mengungkapkan rasa antusias dan manfaat besar yang diperolehnya dari kegiatan tersebut. Ia menilai, pengalaman belajar langsung di lapangan memberikan pemahaman yang lebih nyata dibandingkan hanya teori di kelas.
“Melalui kegiatan ini, kami benar-benar bisa melihat bagaimana sebuah media dijalankan secara profesional. Ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan kami. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus ditingkatkan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas,” ujarnya.
Sementara itu, pimpinan redaksi Suara Lampung, Tri Wahyudi, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai pembelajaran di luar kampus merupakan metode efektif dalam membentuk kompetensi mahasiswa, terutama dalam bidang komunikasi dan jurnalistik.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Pembelajaran langsung di lapangan akan memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi mahasiswa. Ini penting untuk membekali mereka menghadapi dunia kerja, khususnya di industri media,” katanya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan praktik lapangan, sehingga mahasiswa tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga siap menghadapi tantangan di dunia profesional.
Dengan semangat belajar yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak, generasi muda diharapkan mampu menjadi insan komunikasi yang kompeten, kritis, dan berintegritas di masa depan.(Lalu Gunawan)





