Gunung Sugih – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunung Sugih bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung Tengah melaksanakan kegiatan pembinaan kemandirian berupa pelatihan nyucuk kain tapis bagi warga binaan wanita, Selasa (05/05). Kegiatan ini dilaksanakan di Blok Wanita Lapas Kelas IIB Gunung Sugih dan diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta.
Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan seni dan kreativitas warga binaan, khususnya dalam melestarikan warisan budaya daerah Lampung melalui kerajinan kain tapis. Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan pembelajaran langsung mengenai teknik dasar hingga praktik nyucuk kain tapis.
Perwakilan Dekranasda Lampung Tengah, Ibu Reni Rekawati, menyampaikan bahwa hasil karya warga binaan nantinya akan memiliki nilai lebih dan berpotensi untuk ditampilkan di berbagai ajang. “Ke depan, hasil kain tapis yang dibuat oleh warga binaan ini akan kami dorong untuk dipamerkan dalam berbagai acara atau event seni, baik di tingkat Kabupaten Lampung Tengah maupun Provinsi,” ujar Reni.
Sementara itu, Plh. Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Gunung Sugih, Igo Ilham Habibi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi positif antara Lapas dan Dekranasda dalam memberikan pembinaan yang bermanfaat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Lapas Kelas IIB Gunung Sugih dengan Dekranasda Lampung Tengah dalam memberikan pelatihan keterampilan seni bagi warga binaan wanita. Selain menjadi bekal keterampilan setelah bebas, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk berkreasi sehingga tidak selalu terfokus pada masa pembinaan selama berada di dalam Lapas,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan wanita dapat mengembangkan kemampuan, meningkatkan rasa percaya diri, serta memiliki keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.





