Menyongsong Pesta Demokrasi Di Tingkat Desa. Berharap Mencetak Kepala Desa Yang Adil Dan Amanah, Visioner

Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Menyongsong Pesta Demokrasi Di Tingkat Desa. Berharap Mencetak Kepala Desa Yang Adil Dan Amanah, Visioner

Minggu, Juli 12, 2026 | 14:02 WIB 0 Views Last Updated 2026-07-12T07:21:45Z
 
Penulis : Andi Prasetyo. SP. MM
Wakil Ketua Gerakan Harmonisasi Bangsa Indonesia, Yogyakarta /2000-2002

Ketua Himpunan Jurusan Ekonomi Pertanian UPN Veteran Yogyakarta 1999-2000

Kepala Bidang Oprasional Palang Merah Indonesia Unit III Yogyakarta /1999-2000

Pengurus Perhimpunan Organisasi sosial ekonomi pertanian wil III Jawa tengah dan DIY  /1999-2000

Jurnalis Media Kampus / 1998-2002


Suaralampung, -- Pemilihan kepala desa adalah ajang perhelatan kompetisi dalam kontestasi politik di tingkat desa, yang kenyataannya penuh dinamika, sarat beragam keunikannya. Hal ini ditandai menjelang kurun waktu sebelum hari pemilihan akan menjadi isu/topik pembicaraan di berbagai sudut tempat berkumpul warga, maupun di rumah masing-masing.

Diskusi kecil antar warga ataupun pembicaraan saling menyampaikan uneg-uneg, gagasan-gagasan mengalir santai.
Apabila kita cermati kemudian analisa pembicaraan tersebu adalah bentuk pengharapan kepada pemerintahan yang akan datang sekaligus bentuk ketidakpuasan masyarakat yang kritis dalam berpikir dengan akal sehat, rasional terhadap pemerintahan yang sedang berlangsung. Hal tersebut sesuai pengamatanya.

Artinya, masyarakat yang sebenarnya mengetahui kondisi keadaan pemerintahan desa yang tidak profesional, akhirya mulai bersiap memanfaatkan momentum dalam rangka perubahan di desanya masing-masing, sehingga bungkamnya semua ini adalah belenggu karena di luar sistem pemerintahan desa. dan tidakb ada celah untuk mengkriusi karena menurut pendapatnya" semua elemen diduga konspirasi secara struktural. ditambah kepemimpinan yang tidakmengedepankan muyawarah mufakat yang korum, dengan kata lain out put keputusan disetiap kebijakan sudah dikemas diatur dengan cantik.

Tata kelola pemerintahan desa seharusnya didasarkan atas dasar pengabdian yang tulus untuk melayani masyarakat, masyarakat secara keseluruhan di wilayah desa tersebut, dengan tidak membedakan latar belakang kelompok yang ada. Sehingga dimaksudkan menurut saya bahwa perangkat desa, dan unsur-unsur pemerintahan desa harus mengedepankan kepentingan masyarakat keseluruhan sebagai pelayan masyarakat, dan tidak hanya melaksanakan jobdesk-nya ajan tetapi mengerti uraian tugasnya.

Fungsi BPK itu apa? 
Tugas  kepala desa dan perangkatnya itu apa?
Definisi sebagai pelayan masyarakat itu universal dan dapat kita jabarkan melalui urusan pemerintahan, pembangunan, sosial, kesejahteraan. dan semua harus berjalan sinegis dengan masyarakat. 

hal tersebu maka dibutuhkan top leader (kepala desa) yang bisa mengakomodir dan bertindak amanah sesuai undang-undang tentang tata kelola pemerintahan desa, sehingga aparatur pembantunya itu tegak lurus dalam melaksanakan visi dan misi yang dijanjikan pada saat mencalonkan hingga duduk dikursike pemimpinan sebagai kepala desa.

Di sinilah kemudian peran dan fungsi BPK harus dijalankan sebagai penyeimbang antara legislatif dan eksekutif di tingkat desa.

BPK adalah instrumen penting yang harus independen terhadap pengawasan menyeluruh terhadap berlangsungnya roda pemerintahan desa, terutama dalam penggunaan anggaran yang ada di desa terhadap pembangunan yang akan dan telah dilaksanakan.

Atas nama demokrasi yang bermartabat, pemilihan kepala desa yang jujur dan adil akan menghasilkan pemimpin yang berintegritas dan visioner, sehingga diharapkan dalam menyusun aparatur berdasarkan potensi SDM yang ada dapat dioptimalkan sesuai skill dan kecakapannya.

Tim kerja yang solid dalam pemerintahan desa berkorelasi terhadap keberhasilan visi dan misi dalam membangun desa.

Tahapan-tahapan proses pemilihan kepala desa diharapkan juga mampu menjaga  persatuan dan kesatuan warga agar tetap tercipta suasana yang aman, nyaman, dan terkendali.

Peran serta seluruh elemen masyarakat, tokoh masyarakat, pemuda, adat maupun pemuka agama sangat penting dalam rangka menjaga kerukunan bermasyarakat. Walaupun bersaing dalam pilihan, namun tetap harus menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

Seyogyanya kita adalah bagian dari masyarakat harus tetap menjaga ketertiban dan keamanan, sesuai prinsip musyawarah mufakat mengedepankan rasa kekeluargaa.

Pada saatnya, kepala desa yang terpilih dan siapapun pemimpinnya adalah putra terbaik yang diberi kesempatan mewakafkan dirinya untuk mengabdi kepada masyarakat.(*) 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menyongsong Pesta Demokrasi Di Tingkat Desa. Berharap Mencetak Kepala Desa Yang Adil Dan Amanah, Visioner

Trending Now

Iklan

iklan