Bandar Lampung – Dalam rangka memberikan pengalaman belajar secara langsung di lapangan, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Lapas Perempuan Bandar Lampung, Rini Legitasari, bersama staf KPLP mengajak Taruna Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekimipas) melaksanakan kontrol keliling sekaligus edukasi mengenai sistem pengamanan di lingkungan Lapas Perempuan Bandar Lampung.
Kegiatan diawali dengan peninjauan menara pos atas, dilanjutkan menuju area branggang, dan diakhiri di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Pada setiap lokasi, Rini Legitasari memberikan penjelasan mengenai fungsi dan peran masing-masing area dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan di Lapas. Taruna dikenalkan dengan fungsi menara pos atas sebagai titik pengawasan strategis, branggang sebagai bagian dari area pengamanan, serta SAE sebagai sarana pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.
Rini Legitasari menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan secara langsung kepada Taruna Poltekimipas mengenai pelaksanaan tugas pengamanan di lingkungan pemasyarakatan sehingga ilmu yang diperoleh selama pendidikan dapat dipahami dan diterapkan melalui praktik di lapangan.
"Melalui edukasi lapangan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada Taruna Poltekimipas mengenai sistem pengamanan di Lapas, mulai dari fungsi menara pos atas, area branggang, hingga Sarana Asimilasi dan Edukasi. Harapannya, mereka memiliki bekal pengetahuan dan pengalaman yang akan menjadi dasar dalam melaksanakan tugas sebagai petugas pemasyarakatan di masa mendatang," ujar Rini Legitasari.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Bandar Lampung terus berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi Taruna Poltekimipas melalui pembelajaran yang mengintegrasikan teori dengan praktik. Diharapkan, pengalaman lapangan ini mampu membentuk calon insan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, serta siap menjalankan tugas dengan baik.





