Bandar Lampung – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) di Aula Rutan Kelas I Bandar Lampung pada Selasa (28/07/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari mekanisme pembinaan dalam rangka memberikan penilaian secara objektif terhadap program pembinaan dan hak-hak warga binaan.
Sidang TPP dipimpin oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Ari Julio, selaku Ketua Sidang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Pengamat Pemasyarakatan yang terdiri dari unsur pembinaan, pengamanan, tenaga kesehatan, serta perwakilan Pembimbing Kemasyarakatan dari Balai Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung.
Dalam pelaksanaannya, sidang membahas sebanyak 46 warga binaan yang terdiri atas warga binaan yang diusulkan sebagai tamping, usulan program integrasi, serta anggota tamping yang akan ikut serta dalam festival musik bagi warga binaan.
Melalui forum ini, setiap usulan dibahas secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti perilaku, keaktifan mengikuti program pembinaan, kondisi kesehatan, tingkat keamanan, serta rekomendasi dari masing-masing unsur tim. Proses tersebut bertujuan untuk memastikan setiap keputusan yang diambil telah memenuhi ketentuan yang berlaku dan berorientasi pada pembinaan yang efektif.
Ketua Sidang TPP, Ari Julio, menyampaikan bahwa Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan merupakan instrumen penting dalam menentukan kelayakan warga binaan untuk memperoleh program pembinaan lanjutan maupun hak-hak pemasyarakatan.
"Sidang TPP dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berdasarkan hasil evaluasi dari seluruh unsur yang terlibat. Harapannya, setiap keputusan yang dihasilkan mampu memberikan motivasi kepada warga binaan untuk terus menunjukkan perubahan perilaku yang lebih baik serta aktif mengikuti seluruh program pembinaan yang diselenggarakan di Rutan," ujar Ari Julio.
Dengan terlaksananya Sidang TPP ini, Rutan Kelas I Bandar Lampung terus berkomitmen mewujudkan proses pembinaan yang profesional, akuntabel, dan berkeadilan sebagai bagian dari upaya mendukung keberhasilan sistem pemasyarakatan dalam membentuk warga binaan yang siap kembali ke tengah masyarakat.
#humasrubal





