Metro — Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental terus digalakkan. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan–Pengabdian kepada Masyarakat (KKL-PPM) Universitas Malahayati Bandar Lampung menggelar kegiatan sosialisasi dan kaderisasi bertajuk “Sanggah Jiwa” di Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur.
Kegiatan yang menghadirkan 12 narasumber tersebut berlangsung pada Minggu, 2 Agustus 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Kelurahan Tejosari.
Pelaksanaan kegiatan ini dibimbing langsung oleh dosen psikologi Universitas Malahayati, Elsy Junilia, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang bertindak sebagai Dosen Pembimbing Lapangan.
Program “Sanggah Jiwa” merupakan pelatihan kader kesehatan mental dan kesejahteraan jiwa yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini didukung penuh oleh mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati dari Kelompok 75 dan Kelompok 76. Melalui sosialisasi dan pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu memahami dasar-dasar kesehatan mental serta memiliki keterampilan awal dalam memberikan pendampingan di masyarakat.
Dalam pemaparannya, Elsy Junilia menjelaskan bahwa “Sanggah Jiwa” merupakan program yang dirancang untuk menyiapkan kader-kader yang nantinya dapat berperan sebagai konselor jiwa di tengah masyarakat melalui wadah Komunitas Omah Peluk.
“Program ini bertujuan membentuk Komunitas Omah Peluk yang akan memberikan penguatan, pembekalan keterampilan dasar sebagai konselor jiwa, serta mensosialisasikan pentingnya kesehatan mental kepada masyarakat. Harapannya, komunitas ini dapat berkembang mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga seluruh Kota Metro,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan kader konselor jiwa di masyarakat diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan mental yang semakin meningkat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan mental serta terbentuk jaringan kader yang siap memberikan dukungan psikologis di lingkungan masing-masing. (Tri)





