Perkuat Akuntabilitas dan Tata Kelola Keuangan, Lapas Ampana Ikuti Penyerahan LHP BPK Atas Laporan Keuangan TA 2025

Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Perkuat Akuntabilitas dan Tata Kelola Keuangan, Lapas Ampana Ikuti Penyerahan LHP BPK Atas Laporan Keuangan TA 2025

Senin, Agustus 03, 2026 | 18:38 WIB 0 Views Last Updated 2026-08-03T11:38:35Z
Ampana – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana menunjukkan komitmen dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab dengan mengikuti kegiatan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (03/08/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Lapas Kelas IIB Ampana tersebut diikuti oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Ampana, Moh. Fuad, bersama jajaran Subbagian Tata Usaha. Keikutsertaan jajaran Lapas Ampana menjadi bagian dari upaya memastikan setiap unsur pelaksana tugas memahami hasil pemeriksaan serta menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang berkaitan dengan pengelolaan administrasi dan keuangan negara.

Penyerahan LHP BPK merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian proses pemeriksaan terhadap pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara. Pemeriksaan tersebut mencakup Laporan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2025.

Melalui kegiatan tersebut, satuan kerja di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memperoleh gambaran mengenai hasil pemeriksaan BPK yang selanjutnya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan dalam pelaksanaan tugas. Hasil pemeriksaan jadi bagian penting dalam mendorong setiap satuan kerja untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, pencatatan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban pengelolaan keuangan negara.

Bagi Lapas Kelas IIB Ampana, pengelolaan keuangan bukan hanya berkaitan dengan aspek administratif, tetapi juga merupakan bagian integral dari pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik. Setiap penggunaan anggaran harus dilaksanakan secara tepat sasaran, efisien, efektif, transparan dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan peraturan perundang - undangan.

Plh. Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Moh. Fuad, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Lapas Ampana untuk terus memperkuat akuntabilitas dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di lingkungan satuan kerja.

“Keikutsertaan kami dalam kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memahami hasil pemeriksaan BPK sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pengelolaan keuangan di satuan kerja. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta memastikan setiap pelaksanaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan tata kelola keuangan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Hal tersebut sejalan dengan penerapan nilai-nilai IMIPAS PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel, sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Nilai-nilai IMIPAS PRIMA harus diwujudkan dalam setiap aspek pelaksanaan tugas, termasuk dalam pengelolaan administrasi dan keuangan. Dengan tata kelola yang baik dan akuntabel dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan,” lanjutnya.

Keikutsertaan Lapas Ampana dalam kegiatan Penyerahan LHP BPK ini diharapkan semakin memperkuat budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, kepatuhan terhadap regulasi, serta tanggung jawab dalam pengelolaan sumber daya negara.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIB Ampana dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Melalui evaluasi yang berkelanjutan dan perbaikan tata kelola secara konsisten, Lapas Ampana berupaya mewujudkan organisasi yang semakin profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Dengan demikian, hasil pemeriksaan BPK tidak hanya dipandang sebagai bentuk evaluasi terhadap pengelolaan keuangan, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas kinerja secara berkelanjutan. Lapas Kelas IIB Ampana berkomitmen menjadikan setiap hasil evaluasi sebagai bahan perbaikan untuk mewujudkan penyelenggaraan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang semakin efektif, tertib, dan berintegritas.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Perkuat Akuntabilitas dan Tata Kelola Keuangan, Lapas Ampana Ikuti Penyerahan LHP BPK Atas Laporan Keuangan TA 2025

Trending Now

Iklan

iklan