Bandar Lampung — Antusias pelajar dalam kompetisi futsal yang digelar PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS memanas dan berhasil menarik ribuan pengunjung sepanjang penyelenggaraan di Sport Center UIN Raden Intan, Bandar Lampung berlangsung selama tiga hari mulai Jumat hingga Minggu, 04-06 September 2026.
Head of Distribution Southern Sumatra-Lampung XLSMART Trisna Gunawan menjelaskan sebanyak 42 sekolah turun bertanding dalam AXIS Nation Cup (ANC) 2026 Lampung menghadirkan duel penuh strategi, skill, rivalitas positif, serta energi anak muda yang kuat.
AXIS Nation Cup (ANC) 2026 yang diselenggarakan di Lampung ini memasuki tahun keempat sejak pertama kali dilaksanakan pada 2023, kompetisi futsal pelajar ini kini menjangkau 40 kota di Indonesia dengan melibatkan sekitar 1.680 sekolah.
Trisna Gunawan, mengatakan Lampung kembali menjadi salah satu kota pilihan dalam penyelenggaraan AXIS Nation Cup 2026. Secara nasional, sekitar 1.680 sekolah ikut meramaikan kompetisi tersebut. Jika setiap sekolah mengirim 10 pemain, maka sekitar 16.800 siswa dapat kesempatan merasakan atmosfer kompetisi futsal antarsekolah.
“Alhamdulillah Lampung tetap menjadi pilihan kota. Tahun ini total ada 40 kota seluruh Indonesia yang mendapat acara ini. Kalau total sekolahnya 1.680 sekolah,” kata Trisna usai pembukaan AXIS Nation Cup 2026 di Sport Center UIN Raden Intan, Bandarlampung, Jumat (4/9/2026).
Menurutnya, AXIS Nation Cup Jadi Wadah Talenta Futsal Muda, lebih dari sekadar pertandingan, ANC 2026 menjadi bagian dari upaya XLSMART dukung pengembangan talenta futsal usia muda.
Melalui kolaborasi dengan Federasi Futsal Indonesia (FFI), AXIS membuka ruang bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, sekaligus mengukur kemampuan menghadapi tim dari sekolah lain.
Perkembangan prestasi futsal Indonesia di tingkat internasional juga jadi salah satu alasan pentingnya memperkuat pembinaan pemain muda. “Kita pengen hadir di situ. Beserta federasi kita kembangkan, kita tambah jumlah kotanya,” ujar Trisna.
Kompetisi rutin, lanjut dia, dapat membantu pemain muda meningkatkan kemampuan teknis sekaligus pengalaman bertanding. “Anak-anak ini perlu wadah untuk berkompetisi, untuk benchmark dengan tim lain. Itu bagian dari pembinaan. Semakin sering anak-anak ini mengikuti kompetisi, harapan kita peningkatan skill-nya, mentalnya tentu lebih terasa,” katanya.
Wakil Lampung incar tiket ke tingkat nasional dengan Target besar juga datang dari Lampung. Wakil daerah ini diharapkan mampu kembali melaju hingga tingkat nasional dan mengulang pencapaian pada 2024.
Pada ajang tersebut, wakil Lampung berhasil meraih peringkat ketiga nasional. Sementara tahun lalu, langkah tim Lampung terhenti di final regional Sumatera. Kekalahan tersebut membuat mereka gagal mendapatkan tiket menuju Jakarta.
Kini, peluang baru terbuka melalui ANC 2026. Trisna berharap wakil Lampung mampu tampil lebih kuat dan kembali membawa nama daerah ke panggung nasional. “Tahun ini kita berharap sebagaimana tahun 2024, wakil dari Lampung bahkan bukan cuma berangkat ke Jakarta sebagai wakil regional Sumatera, tapi menjadi juara tiga di tingkat nasional,” ujarnya.
Selanjutnya, untuk kategori putri, Lampung tahun ini bergabung dengan Palembang dalam kompetisi regional Sumatera. Antusiasme Tinggi, 42 Sekolah Ikut Bertanding
Antusiasme di Lampung terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 42 sekolah. Keterbatasan waktu membuat panitia menyesuaikan jumlah peserta. Turnamen berlangsung selama tiga hari, yakni Jumat, Sabtu, dan Minggu.
“Kalau yang mendaftar lebih dari 42, tapi karena waktu yang terbatas, kemudian hanya tiga hari, sehingga kita hanya menerima pendaftaran sebanyak 42,” jelas Trisna.
Tak hanya pertandingan futsal, ANC 2026 di Lampung juga menghadirkan kompetisi dance yang melibatkan 10 sekolah. Para suporter pun mendapat kesempatan menunjukkan kreativitas mereka. Panitia menilai kreativitas, kerapian, koreografi, hingga keseruan dukungan masing-masing kelompok suporter.
Hadiah Preliminary Capai Rp 200 Juta
Persaingan semakin menarik dengan hadiah yang tersedia pada setiap tahapan kompetisi. Peserta dapat memperebutkan hadiah mulai dari babak preliminary, regional, hingga tingkat nasional.
Untuk tahap preliminary saja, total hadiah mencapai sekitar Rp200 juta. “Untuk preliminary saja, total-total kita bisa sampai ke Rp200 jutaan. Jadi nasional nanti baru yang paling besar hadiahnya,” kata Trisna.
Lampung Dinilai Jadi Salah Satu Kota Terbaik
Antusiasme peserta dan penonton membuat Lampung mendapat penilaian positif dari penyelenggara. Jumlah peserta, dukungan penonton, serta kondisi pertandingan yang kondusif menjadi sejumlah indikatornya.
“Kalau dari jumlah peserta, kemudian penonton, antusiasnya, tidak ada kendala apa pun. Sangat kondusif,” ungkap Trisna. Dukungan sekolah turut memperkuat atmosfer pertandingan. Guru dan pihak sekolah ikut mendampingi siswa, menyaksikan pertandingan, bahkan memberikan dukungan langsung dari tribun.
Bagi Trisna, dukungan tersebut menunjukkan bahwa sekolah melihat ANC sebagai ruang positif bagi siswa untuk menyalurkan bakat sekaligus belajar tentang sportivitas.
Sikap para suporter juga mendapat perhatian. Meski timnya kalah, mereka tetap memberikan dukungan dan meninggalkan lokasi dengan tertib. “Walaupun ada timnya yang kalah, pendukungnya tetap luar biasa dan sportif. Bubar dengan rapi. Itu tentu membanggakan,” ujarnya.
AXIS Ingin Perluas ANC Tahun Depan
Melihat respons positif di berbagai daerah, XLSMART menargetkan penyelenggaraan AXIS Nation Cup terus berkembang pada tahun depan. Jumlah kota dan peserta menjadi salah satu aspek yang ingin ditingkatkan. Langkah tersebut sejalan dengan dorongan FFI agar lebih banyak daerah mendapat kesempatan menjadi tuan rumah kompetisi.
Bagi AXIS, ANC juga menjadi bagian dari pendekatan kepada generasi muda. Produk seluler tersebut memang menyasar segmen anak muda dan pelajar, namun AXIS ingin hadir lebih jauh melalui aktivitas yang dekat dengan hobi dan semangat kompetisi mereka.
“Ini salah satu signature event-nya kita untuk AXIS. AXIS pengen lebih dekat dengan anak-anak sekolah, pengen ketemu dengan anak-anak pada saat bukan saja mereka menggunakan AXIS, tapi bagaimana kita sama-sama mengembangkan hobi, semangatnya mereka untuk berkompetisi,” tutur Trisna.
Dengan kompetisi yang berlangsung rutin, sekolah memiliki ruang untuk menguji hasil pembinaan mereka. Para pemain muda juga mendapat kesempatan membandingkan kemampuan, membangun mental, dan meningkatkan pengalaman bertanding.
AXIS Nation Cup 2026 di Lampung pun tak hanya menjadi ajang mencari juara. Kompetisi ini menjadi panggung bagi talenta futsal pelajar untuk menunjukkan kemampuan dan membuka jalan menuju level nasional.





