Martapura — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Martapura terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada hari Senin, 26 Oktober 2026, bertempat di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Martapura, jajaran petugas bersama para Penyuluh Agama Islam dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten OKU Timur sukses menyelenggarakan kegiatan majelis taklim yang berlangsung khidmat mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Pelaksanaan kegiatan keagamaan ini merupakan bentuk sinergi yang berkelanjutan antara Lapas Kelas IIB Martapura dan Kemenag OKU Timur dalam memberikan siraman rohani serta pembinaan mental bagi warga binaan. Hadir mendampingi jalannya acara, jajaran Staf Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Kelas IIB Martapura selaku pembina kepribadian WBP. Sementara itu, tausiyah dan materi penyuluhan disampaikan langsung oleh Ustadz Eko Chandra Wijaya, S.H.I., Penyuluh Agama Islam dari Kemenag OKU Timur.
Antusiasme warga binaan terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Total sebanyak 32 orang WBP mengikuti majelis taklim ini dengan tertib, yang terbagi dari Blok A sebanyak 12 orang dan Blok B sebanyak 20 orang. Kehadiran penceramah yang membawakan materi menyejukkan disambut baik oleh para peserta sebagai sarana introspeksi diri dan memperdalam ilmu agama selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Sebagai bentuk tindak lanjut pengamanan dan pengawasan, rangkaian kegiatan ditutup dengan pengarahan dari Staf Binadik dan petugas pengamanan. Seluruh peserta WBP kemudian diarahkan untuk kembali ke kamar hunian masing-masing secara tertib, aman, dan teratur tanpa ada kendala yang berarti.
Kepala Lapas Kelas IIB Martapura, Farizal Antony, menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian melalui majelis taklim ini memegang peranan krusial dalam membentuk karakter dan mental spiritual warga binaan.
"Pembinaan kepribadian melalui kegiatan majelis taklim ini merupakan pilar penting dalam membentuk karakter serta mental spiritual Warga Binaan Pemasyarakatan agar kelak menjadi pribadi yang lebih baik, bertaqwa, dan siap kembali ke tengah masyarakat. Kami mengapresiasi sinergi yang luar biasa dari Kemenag OKU Timur serta dedikasi jajaran Staf Binadik Lapas Kelas IIB Martapura dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang tetap kondusif selama kegiatan berlangsung," ujar Farizal Antony.
Melalui pelaksanaan program pembinaan yang konsisten ini, pihak Lapas Kelas IIB Martapura berharap kegiatan keagamaan serupa dapat terus berjalan berkesinambungan. Hal ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi perubahan perilaku warga binaan, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen pemasyarakatan yang semakin maju dan berdampak.





