DPRD Metro Minta RSUD Ahmad Yani Tingkatkan Mutu Layanan, Direktur RSUD: Kami Konsultasi Dulu

DPRD Metro Minta RSUD Ahmad Yani Tingkatkan Mutu Layanan, Direktur RSUD: Kami Konsultasi Dulu

Keteranagan Gambar : Ilustrasi - DPRD Metro Minta RSUD Ahmad Yani Tingkatkan Mutu Layanan, Direktur RSUD: Kami Konsultasi Dulu. (YouTube.com)

Suaralampung.Com.
METRO
Komisi II DPRD Kota Metro meminta manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani kian meningkatkan mutu pelayanan dan fasilitas kepada masyarakat setempat.

Ketua Komisi  II DPRD Metro Fahmi Anwar menyebutkan bahwa RSUD Ahmad Yani, saat ini telah menjadi rumah sakit rujukan regional bagi kabupaten atau daerah lain di Provinsi Lampung.

Karenanya, kata Fahmi Anwar, eksistensi tersebut harus dijaga dan ditingkatkan.

"Kita sudah melihat bagaimana pelayanan di UDG dan rawat inap. Cuma kan begini, banyak masyarakat yang tidak paham. Tidak mengerti. Terutama perihal BPJS. Itu yang sering kami terima dari warga," kata Fahmi Anwar, Senin (11/11/2019).

Karenanya, Fahmi Anwar meminta, RSUDAhmad Yani dapat memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat.

"Bisa melalui media massa, pamflet, ataupun papan pengumuman, sehingga masyarakat menjadi paham," ucap Fahmi Anwar.

Selain itu, Fahmi Anwar menambahkan, pihaknya juga meminta agar instalasi gawat darurat (IGD) bisa diperluas.

Karena, menurut Fahmi Anwar, saat ini hanya mampu menampung sekitar 30 pasien.

Komisi II pun, kata Fahmi Anwar, siap mempertimbangkan hal tersebut bersama dengan Pemkot Metro.

"Ruang HD (terapi cuci darah) juga kabarnya belum memadai. Nah, kami memberi masukan, itu kan ada rumah dinas dokter, katanya mau jadi cagar budaya, diwacanakan ya. Kenapa tidak dijadikan HD saja, kan lebih bermanfaat," kata Fahmi Anwar.

Fahmi Anwar menambahkan, DPRD mendorong terus agar RSUD Ahmad Yani semakin besar dan profesional.

Baik dari sisi SDM maupun peralatan yang memadai.

Usul Perluasan

Direktur RSUD Ahmad Yani Trestyawaty D Waspodo mengusulkan perluasan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada APBD 2020.

"Kami akan konsultasi dulu. Kami mau perencanaan yang matang. Mudah-mudahan tahun depan bisa direalisasikan. Nah, rencana penambahan kapasitas ini juga akan dilakukan dengan membuat IGD Ponek," ucap Trestyawaty D Waspodo.

IGD Ponek, lanjut Trestyawaty D Waspodo, khusus untuk pengembangan pelayanan ibu dan bayi secara cepat.

Sehingga ada ruang operasi di tempat tersebut.

"Kami tambah kapasitas tempat tidur. Mudah-mudahan, kami lagi pengusulan, semoga bisa tahun depan," tuntas Trestyawaty D Waspodo. (Tri/Indra)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "DPRD Metro Minta RSUD Ahmad Yani Tingkatkan Mutu Layanan, Direktur RSUD: Kami Konsultasi Dulu"

Posting Komentar