Ada Apa Antara Mantan Direktur RSUD Sukadana dr Nanang Dengan dr Wayan

Ada Apa Antara Mantan Direktur RSUD Sukadana dr Nanang Dengan dr Wayan

Suaralampung.com - LampungTimur -. Saling lempar tanggung jawab antara dr Nanang mantan direktur RSUD Sukadana dan dr Wayan yang saat ini menjabat direktur di RSUD Sukadana. Hal ini di ketahui saat dr wayan di konfirmasi di ruangannya Senin 24/02/2020.

Anggaran berobat gratis pemkab LampungTimur kurang lebih 1,4 M yang telah di cairkan oleh pemerintah daerah kabupaten Lampung Timur untuk pembayaran jasa rumah sakit Sukadana dari bulan September hingga Desember 2019.

Menurut dr wayan, bahwa dana yang terserap telah di realisasikan untuk dua bulan yaitu September dan Oktober sementara November dan Desember belum terbayarkan karna harus menunggu verivikasi yang belum selesai.

"Kalau untuk bulan September dan Oktober itu sudah terbayarkan tapi yang Nopember dan Desember memang belum dibayar karena menunggu hasil verifikasi." Ujarnya.

Saat di tanya apakah keterlambatan pembayaran Jasa Medis tersebut karna ada sebagian Dana terpakai untuk biaya operasional rumah sakit, yang bersangkutan menjawab, " saya tidak tahu persis, pertanyakan kepada dr Nanang, karna saya menjabat mulai bulan Januari, itu jawabnya.

Di tempat yang sama saat mendampingi dr wayan. Sekretaris RSUD Sukadana Sugito mengatakan. " Sebenarnya tidak ada permasalahan hal ini hanya keterlambatan pembayaran karna kami masih melakukan verifikasi terhadap berkas-berkas yang ada, hal inipun sudah di jelaskan oleh dr Nanang saat pertemuan di pondok 21 metro baru-baru ini." Jelas Sugito.

Sementara saat di konfirmasi dr Nanang via ponselnya terkait apa yang telah dikatakan dr wayan dan sekretaris RSUD Sukadana Sugito, dr Nanang mengatakan, " bahwa tidak ada permasalahan dengan saya, anggaran tahun 2019 dibayarkan tanggal 23 Desember 2019 sebesar lebih kurang 1,4 M. Dari Dana tersebut di pergunakan dr Wayan untuk membayar Obat senilai Rp600.000.000;00.dan Rp200.000.000;00. Untuk bayar operasional rumah sakit dan lain-lain dan sisanya kan masih ada untuk bayar jasa Medis dan itu sudah menjadi kewenangan dr wayan bukan saya lagi. "Tutupnya.

Sedangkan diketahui jumlah pasien yang menggunakan program tersebut pada tahun 2019 tercatat 106 pasien yang terdiri dari Poli 425 pasien UGD 218 pasien rawat inap 336 pasien dengan jumlah totalnya 106 pasien dengan total anggaran yang di cairkan oleh pemkab LampungTimur senilai Rp 1.513.439.408;00.

(Raja/Johan)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ada Apa Antara Mantan Direktur RSUD Sukadana dr Nanang Dengan dr Wayan"

Posting Komentar