RTH Dan Taman Kota Di Tulang Bawang Dinilai Kurang Terawat, Dana Hampir 5 Miliar Untuk Bayar Tagihan Lampu Penerang Jalan

RTH Dan Taman Kota Di Tulang Bawang Dinilai Kurang Terawat, Dana Hampir 5 Miliar Untuk Bayar Tagihan Lampu Penerang Jalan

Suaralampung.com - RTH (Ruang Terbuka Hijau) dan Taman Kota di kabupaten Tulang Bawang dinilai kurang terawat. Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) tersebut dipertanyakan. Kurang terawatnya RTH dan Taman itu terindikasi dari banyaknya lampu taman yang mati pada malam hari. Taman di median jalan juga terlihat kusam, tak terawat.

Padahal, Dinas yang bertanggung jawab terhadap RTH dan Taman, Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Tulang Bawang, pada 2019 memiliki anggaran sebesar Rp.5,48 miliar. Tetapi, RTH dan Taman di wilayah itu seperti tak tersentuh pembangunan. Minggu (13/ 09)

Menurut Riyan (35), warga jalan Cemara, Gunung Sakti, Menggala Selatan, lampu jalan yang tidak menyala pada malam hari, termasuk di depan rumah dinas bupati, rumah dinas Sekertaris Daerah (Sekda), dan Rumah Dinas wakil bupati Tulang Bawang.

"Lampu jalan di depan rumah saya sudah lama tidak pernah nyala (Pada malam hari). Padahal depan rumah Sekda. Saya lihat juga banyak lampu jalan di sepanjang jalan Cemara, jalan Cendana dan jalan Raya Gunung Sakti terutama jalur dua, banyak yang gak nyala. Apalagi di daerah kuburan, lampunya udah pada suram gelap gak pernah diganti". Katanya 

Hal serupa disampaikan Marhendi (36), warga jalan Raya Gunung Sakti, Menggala Selatan, yang juga mempertanyakan perawatan taman median jalan yang tak pernah dicat, sehingga warnanya tampak kusam dan tak sedap dipandang mata.

"Taman jalur dua ini dari dulu gini-gini saja, bertahun-tahun gak pernah dicat sampai warnanya pudar dan kusam. Gak enak lagi dilihat, kesannya kumuh". Ungkapnya pada insan pers belum lama ini

Di tempat lain, Ari (25) warga Bujung Tenuk yang sering melewati jalan lintas timur, mengatakan pada saat malam suasananya gelap akibat lampu jalan tak berfungsi.

"Wah, kalau malam harus hati-hati. Saat berkendara mulai dari jembatan Bujung Tenuk kearah Kampung Tua gelap, banyak lampu jalan yang mati". Katanya 

Warga menilai, dengan angaran sebesar itu, seharusnya RTH, Taman dan Lampu Jalan, terawat dengan baik. Sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan memperindah kota.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Tulang Bawang, Ristu Irham akhirnya buka suara menyikapi soal tudingan anggaran sebesar Rp.5,48 miliar yang dinilai tidak menyentuh pembangunan Ruang Terbuka Hijau dan Taman, diwilayahnya

Menurut Ristu Irham, anggaran sejumlah miliaran rupiah dalam kode rekening RTH, merupakan untuk membayar lampu penerangan jalan se kabupaten Tulang Bawang, sebab tagihan lampu penerangan jalan se Tulang Bawang jumlahnya hampir mencapai 5 miliar.

" Itu kode rekening besarnya yang RTH, isinya bayar rekening lampu penerangan jalan se Tulang Bawang. Tagihan lampu penerangan jalan se Tulang Bawang hampir 5 miliar". Kilahnya Ristu Irham pada awak media di Tulang Bawang, ketika dimintai tanggapan terkait persoalan dimaksud melalui layanan pesan WhatsApp

Bahkan lebih jauh Dirinya menjelaskan, besaran anggaran miliaran rupiah dimaksud jika dilihat memang menimbulkan banyak pertanyaan, namun Ia menegaskan ada rincian objek di Dokumen Penggunaan Anggaran (DPA) nya.

" Kalau lihat judul besarnya, memang isinya menimbulkan pertanyaan, tapi kan ada rincian objek di DPA. Kalau copy dari laporan realisasi keuangan di BPKAD, memang yang kelihatan jumlah besarnya. Dan dari tahun - tahun kemarin juga sudah kita jelaskan, itu uang bayar tagihan LPJU se Tulang Bawang, yang tagihan langsung dari PLN kita LS kan ke BPKAD, langsung transfer ke rekening PT. PLN". Ungkapnya Ristu Irham (Jon)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "RTH Dan Taman Kota Di Tulang Bawang Dinilai Kurang Terawat, Dana Hampir 5 Miliar Untuk Bayar Tagihan Lampu Penerang Jalan"

Posting Komentar