Misi Kemanusiaan PMI di Masa Pandemi

Misi Kemanusiaan PMI di Masa Pandemi



Oleh Aan Frimadona Roza, Pengurus PMI Kabupaten Way Kanan

Kiprah Palang Merah Indonesia (PMI) telah dimulai sejak jaman kemerdekaan. PMI merupakan organisasi kemanusiaan nasional yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan memiliki peran penting dalam membantu masyarakat terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Di usia ke 75 tahun Palang Merah Indonesia (PMI ) pada 17 September lalu PMI tetap berjibaku bersama pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan misi kemanusiaan tetap membantu menangani virus berbahaya yang hingga saat ini terus meningkat. 

Di Kabupaten Way Kanan PMI mengalang gerakan dalam pencegahan virus Corona dengan upaya mematikan virus dengan memberi disinfektan di tempat fasilitas-fasilitas umum seperti pasar, perkantoran dan sekolah.

Lebih jauh PMI melalui pengurusnya Kabupaten Way Kanan giat melakukan sosialisasi mengenai pandemi saat ini dengan memberikan edukasi k bahwa penularannya ganas dan merupakan masalah umat manusia dan secara bersama harus dilawan dengan melaksanakan protokol Kesehatan yang ketat sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah dengan tidak lalai serta  mengunakan  alat pencegahan seperti masker, menjaga jarak,  mencuci tangan  lalu menjaga kebersihan agar tidak terinfeksi virus Covid-19.

PMI harus bergerak dengan upaya maksimal membantu pemerintah memitigasi kepada masyarakat. Agar masyarakat sendiri mengetahui bahayanya virus yang menyebar saat ini itu yang harus kita lakukan bersama masyarakat.

Sebagai organisasi misi kemanusiaan yang tanpa pamrih tentunya PMI harus memastikan stok darah harus cukup dalam membantu masyarakat di masa pandemi ini dengan memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk berdonor secara sukarela dengan meyakinkan bahwa masyarakat yang berdonor darah akan lebih lebih sehat disamping sebagai gerakan kemanusiaan dalam membantu  sesama.

Menurut berita yang dikutip dari https://m.rri.co.id/humaniora/info-publik/kiprah-pmi-ditengah-pandemi-covid-19 bahwa dalam enam bulan terakhir ini adanya penurunan masyarakat yang berdonor dengan masa berbarengan Covid-19 ini yang mengharuskan masyarakat untuk berdiam dirumah atau sosial distancing tetapi dengan terus berupaya dalam memberikan ajakan betapa pentingnya mengalang misi kemanusiaan dalam menyediakan stok darah PMI bersama TNI-POLRI berhasil meningkatkan pendonor darah hingga 80% ini tidak terlepas dari kekhawatiran masyarakat ketika mereka mendonorkan darah di masa pandemi rentan terhadap penularan Covid-19 dan itu adalah yang salah sebab pendonoran darah yang dilakukan PMI mengunakan protokol Kesehatan secara higienis dan berlaku di seluruh Indonesia.

Lalu dalam melakukan donor darah PMI selalu memenuhi standar keamanan yang tinggi prihal penularan virus Covid-19 tidak akan terjadi penularan melalui darah tetapi virus Corona menular lewat sentuhan tangan, mulut, mata, sehingga darah itu tidak mengakibatkan terinfeksi. Kemudian tidak akan ada pendonoran jika prokol kesehatan tidak dilaksanakan oleh PMI maupun para pendonor dan akan ada pemeriksaan terlebih dahulu sebelum melakukan donor darah maupun setelah pengambilan darah selesai.

Terakhir PMI bersama pengurus akan  mempertahankan semangat gerakan kemanusiaan sebagai nafas organisasi dengan solid dan bekerja sebagai satu tim yang menomorsatukan kemanusiaan dan berkontribusi menyelesaikan masalah dengan cara kemanusiaan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Misi Kemanusiaan PMI di Masa Pandemi"

Posting Komentar