Selama Libur Nasional, Konsumsi BBK di Tol Trans Sumatera Meningkat Signifikan

Selama Libur Nasional, Konsumsi BBK di Tol Trans Sumatera Meningkat Signifikan

Suaralampung.com, Bandarlampung-

PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), mencatatkan adanya peningkatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tol Trans Sumatera selama libur nasional dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW.

Secara total Bahan Bakar Berkualitas (BBK) mengalami kenaikan yang cukup signifikan, yaitu sebesar 56% dibandingkan dengan konsumsi normal harian periode 1-15 Oktober 2020, menjelang berakhirnya libur nasional dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW.

Peningkatan tersebut dipicu seiring dengan mulai banyak beroperasi nya sarana transportasi umum dan kendaraan pribadi, industri, pusat perbelanjaan, dan pelaku UMKM, di era kenormalan baru ini.

Unit Manager Communication, Relations & CSR Sumbagsel, Umar Ibnu Hasan dalam keterangan resminya mengungkapkan, konsumsi BBM Gasoline Nonsubsidi jenis Pertalite naik sebesar 51,3% yaitu menjadi 42,7 Kiloliter dari konsumsi normal harian yaitu sebesar 28,2 Kiloliter. Untuk Pertamax naik sebesar 95% yaitu menjadi 12,6 Kiloliter dari 
konsumsi normal harian yaitu sebesar 6,5 Kiloliter. Sementara, konsumsi Pertamax Turbo naik sebesar 56,8% yaitu menjadi 0,7 Kiloliter dari konsumsi normal harian yaitu sebesar 0,5 Kiloliter.

Untuk konsumsi BBM Gasoil Nonsubsidi jenis Dexlite naik sebesar 5,7% yaitu menjadi 4,1 Kiloliter dari konsumsi normal harian yaitu sebesar 3,9 Kiloliter. Dan untuk Pertamina Dex konsumsinya naik sebesar 84,2% yaitu menjadi 4,6 Kiloliter dibandingkan dengan konsumsi normal harian yaitu sebesar 2,5 Kiloliter. Sementara, untuk konsumsi BBM Gasoil Subsidi jenis Biosolar naik sebesar 20,4% yaitu menjadi 106 Kiloliter dibandingkan dengan konsumsi normal harian yaitu sebesar 88,1 Kiloliter.

Kenaikan tertinggi produk Gasoline ada di produk Pertamax yaitu sebesar 95%, diikuti oleh Pertamax Turbo yaitu sebesar 56,8%. Sementara, konsumsi Gasoil tertinggi ada di produk Pertamina Dex yaitu 84,2%.

Umar menambahkan, secara umum ketahanan stok BBM di SPBU Tol Trans Sumatera relatif aman.

Untuk arus kendaraan terpantau aman dan ramai lancar, tercatat mengalami peningkatan sebesar 11,5% yaitu rata-rata menjadi 33.288 kendaraan per Hari dibandingkan dengan kondisi normal periode 1-15 Oktober 2020, yaitu sebesar 29.083 kendaraan.

"Konsumsi BBM Nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex semakin meningkat, hal ini seiring dengan meningkatnya minat, kepedulian dan kesadaran konsumen terhadap penggunaan BBM terbaik untuk menjaga ketahanan mesin kendaraan", kata Umar.

Selain untuk menjaga performa mesin kendaraan, penggunaan Bahan Bakar Berkualitas (BBK) juga senantiasa menjaga stabilisasi udara, dikarenakan emisi gas buang yang dihasilkan berkadar karbon rendah dan ramah lingkungan.

Dimasa pandemi Covid-19 ini, dalam layanannya Pertamina tetap memperhatikan prosedur protokol kesehatan baik di kantor maupun di seluruh fasilitas operasional.

Sebelum memulai pekerjaan, seluruh operator dan petugas SPBU diperiksa suhu badannya serta dipastikan dalam kondisi fit. Saat bertugas, operator diwajibkan mengenakan masker, face shield dan sarung tangan. Secara rutin juga dilakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap seluruh fasilitas SPBU.

"Untuk menekan rantai penyebaran Covid-19, Pertamina menghimbau kepada seluruh konsumen setia untuk melakukan metode pembayaran secara nontunai atau cashless melalui aplikasi MyPertamina yang dapat diunduh melalui aplikasi Play Store atau App Store", tutup Umar.

Dengan bertransaksi menggunakan aplikasi MyPertamina, konsumen juga dapat memperoleh berbagai program promo menarik seperti setiap pembelian produk Pertamax akan mendapatkan cashback sebesar Rp 250 ribu per liter sampai dengan periode Desember 2020. (Red)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Selama Libur Nasional, Konsumsi BBK di Tol Trans Sumatera Meningkat Signifikan"

Posting Komentar