Bantuan Dana Hibah Rumah Ibadah Di Mesuji Terindikasi Bermasalah Dan Fiktif
Lapax Theme

Bantuan Dana Hibah Rumah Ibadah Di Mesuji Terindikasi Bermasalah Dan Fiktif

Suaralampung.com - Pemerintah Kabupaten Mesuji ditahun 2020 lalu, alokasikan belanja hibah senilai puluhan juta rupiah untuk Rumah Ibadah dimasing - masing desa wilayah kabupaten setempat. Total, Belanja Hibah bersumber APBD Tahun 2020 yang digelontorkan Pemkab Mesuji bagi 90 Rumah Ibadah ini diantaranya diperuntukkan Masjid, Musholla, Ponpes, Pure dan Gereja, bernilai Rp. 2 Miliar.

Kendati demikian, sangat disayangkan niat baik Pemerintah Kabupaten Mesuji untuk membantu Rumah Ibadah dimasing - masing desa yang ada di Bumi Ragab Begawe Caram itu, ditengarai tidak berjalan sebagaimana mestinya dan bermasalah. Sebab hal ini terlihat adanya indikasi bantuan hibah rumah ibadah fiktif, hingga terpakainya dana oleh oknum Kepala Desa Muara Tenang Timur, Kecamatan Tanjung Raya (Wiyono - Red).

Yang mana, desa Muara Tenang Timur mendapatkan bantuan hibah Rumah Ibadah berupa 2 Musholla dan 2 Masjid, sebagai rinciannya yakni Musholla Nurul Yaqin Desa Muara Tenang Timur Kecamatan Tanjung Raya senilai Rp. 15.000.000, Musholla Nurul Ulum Desa Muara Tenang Timur Kecamatan Tanjung Raya Rp. 15.000.000, lalu Masjid Nurul Iman Desa Muara Tenang Timur Kecamatan Tanjung Raya Rp. 25.000.000 dan Masjid Nurul Falah Desa Muara Tenang Timur Kecamatan Tanjung Raya Rp. 25.000.000.

Hasil penelusuran wartawan dilapangan menyebutkan, 4 item bantuan hibah Rumah Ibadah tahun 2020 yang diberikan Pemkab Mesuji kepada desa Muara Tenang Timur, kecamatan Tanjung Raya hanya terdapat satu rumah ibadah (Masjid), sementara satu Masjid lainnya tidak berada di desa setempat.

" Dari 2 Masjid, yang nyata namanya itu Masjid Nurul Falah. Kalau yang 1 Masjid lagi (Nurul Iman), itu tidak ada di desa Muara Tenang Timur, tetapi adanya Musholla. Kemudian kalau untuk bantuan hibah 2 Musholla, satu Musholla nya dialihkan dan sudah dikerjakan, akan tetapi untuk satu Musholla nya lagi tidak ada namanya di desa ini". Ujarnya narasumber di kecamatan Tanjung Raya itu, pada awak media (Selasa 09/03)

Lebih lanjut sumber ini pun menuturkan, jika bantuan hibah bagi Rumah Ibadah diwilayahnya belum diserahkan kepada salah satu masjid yang terdapat di Desa. Menurut sumber tersebut, dananya diduga masih terpakai oleh Kepala Desa.

"Uangnya sudah diambil dari bank, namun hingga kini belum diserahkan, katanya masih di pakai pak Kades. Bantuan dana untuk Rumah ibadah ini sudah diambil diakhir Desember 2020 lalu". Ungkapnya (Jon)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bantuan Dana Hibah Rumah Ibadah Di Mesuji Terindikasi Bermasalah Dan Fiktif"

Posting Komentar