Sugar Grup Berikan Uang Rp 40 Miliar Kepada Ketum PKB Untuk Alihkan Dukungan Ke Arinal-Nunik

Sugar Grup Berikan Uang Rp 40 Miliar Kepada Ketum PKB Untuk Alihkan Dukungan Ke Arinal-Nunik

Suaralampung.com, Bandarlampung-

Mantan Ketua DPW PKB Lampung, Musa Zainuddin 
mengatakan jika Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum (Ketum) PKB telah menerima uang sebesar Rp.40 Miliar dari PT Sugar Grup Company (SGC) melalui Lee Purwanti alias Nyonya Lee, dengan tujuan untuk mendukung Arinal Djunaidi untuk menjadi calon Gubernur Lampung. Hal tersebut terungkap pada sidang lanjutan kasus suap fee proyek dan gratifikasi yang melibatkan mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa dalam sidang yang digelar di PN Tanjungkarang, pada Kamis (4/3).

Dalam keterangannya, Musa Zainuddin menjelaskan jika dirinya telah menandatangani surat rekomendasi untuk Mustafa, untuk menyatakan bahwa PKB telah mendukung Mustafa dalam Pilgub Lampung. Namun, ia mengaku kaget lantaran tiba-tiba rekomendasi tersebut tidak jadi diberikan untuk Mustafa, sehingga rekom PKB berpindah dari Mustafa ke Arinal-Nunik. "Barangkali ada uang yang lebih besar jadi yang kecil dikorbankan, 
karena saya mendapatkan informasi jika Cak Imin telah mendapatkan uang sebesar Rp 40 Miliar dari Sugar grup untuk mendukung Arinal Djunaidi menjadi calon Gubernur Lampung," kata dia.

Kemudian Musa menceritakan bahwa Nunik diminta untuk mendampingi Arinal Djunaidi dalam perhelatan Pilgub Lampung. "Bu Chusnunia sendiri yang menyampaikan kepada saya bahwa dia diminta untuk mendampingi Arinal jadi Calon Wagub. Sebenarnya Chusnunia juga menolak tapi Pak Muhaimin memaksanya. Saya nggak tahu itu ketum yang memutuskan, tapi Nunik sempat menyampaikan bahwa akan mendampingi Arinal jadi gubernur dan nggak bisa menolak, dan dia katanya capek tapi dipaksa Pak Muhaimin untuk mendampingi, itu katanya kepada saya," jelas Musa.

Oleh sebab itu, Mustafa gagal mendapat rekomendasi dari PKB, karena mahar dukungan untuk Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim jauh lebih besar. "Jika saat itu DPP memutuskan mengusung Arinal- Nunik karena terima mahar sebesar Rp 40 Miliar dari Sugar Grup," tuturnya. Selanjutnya, terungkap dalam persidangan Nunik membantah telah menerima aliran dana Rp1 miliar dari Midi Iswanto. Namun Nunik membenarkan telah menerima Rp 150 juta dari Khaidir Bujung, mantan anggota DPRD Lampung. Nunik mengakui menerima uang tersebut, namun terkait pinjaman guna pembangunan kantor DPC PKB Lampung Tengah.

"Hubungan saat itu lagi baik sama Khaidir Bujung, saya pinjam Rp150 juta untuk biaya tukang pembangunan DPC Lampung Tengah. Rp100 juta sudah saya bayar, sisa Rp50 juta belum saya bayar karena Khaidir Bujung ada sangkutan juga sama saya saat pencalonan anggota DPRD Lampung," kata Nunik. Terkait dengan Nunik, jaksa menghadirkan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini karena ada kesaksian pemberian uang Rp1 miliar terkait pencalonan Mustafa sebagai gubernur Lampung pada 2018. Namun, di tengah jalan Mustafa tertangkap oleh KPK sehingga gagal maju pilgub. (Tik)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sugar Grup Berikan Uang Rp 40 Miliar Kepada Ketum PKB Untuk Alihkan Dukungan Ke Arinal-Nunik"

Posting Komentar