Gelar Razia Serentak, Lapas Narkotika Bersih Dari Handphone dan Dilakukan Secara Profesional

Gelar Razia Serentak, Lapas Narkotika Bersih Dari Handphone dan Dilakukan Secara Profesional

Suaralampung.com, Bandarlampung-

Sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) wilayah Provinsi Lampung menggelar penggeledahan serentak terhadap kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Penggeledahan yang dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Narkotika Bandar Lampung dilakukan secara profesional dan santun dalam rangka memperingati hari Bhakti Pemasyarakatan ke - 57.

Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Lampung Yuniarto menjelaskan, razia serentak yang digelar pada sore ini dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan. Kegiatan dilakukan secara serentak seluruh UPT Pemasyarakatan, termasuk Lapas Narkotika. Razia dan tes urine dilaksakan pada 5-6 April 2021.

"Tujuan kegiatan ini, pertama, untuk mendeteksi dini kemanan dan ketertiban di setiap UPT, baik Lapas maupun Rutan. Kedua, mengantisipasi peredaran gelap Narkoba, dan ketiga, membentuk sinergitas dengan Aparat Penegak Hukum lain," Kata Yuniarto kepada awak media usai kegiatan razia.

Khususnya Razia di Lapas Narkotika Bandarlampung, selain dihadiri pihak Badan Narkotika Nasional (BNN), juga dihadiri pihak Polres Lampung Selatan dan Kodim 0410/KBL. "Dengan terlaksananya kegiatan ini, untuk memperteguh komitmen kami sebagai Lembaga Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, sinergi, transparan, dan Inovatif," Ujar Yuniarto.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Narkotika, Farizal Antony didampingi Kepala Lapas Narkotika Bandar Lampung Kunrat Kasmiri mengatakan, pihaknya telah melaksanakan kegiatan razia. Selain dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan, juga sebagai persiapan menyongsong Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2021.

"Kita semua tahu, bahwa saat ini kita masih dicoba dengan adanya Pandemi Covid-19. Perlu saya sampaikan, bahwa warga binaan hampir satu tahun sudah tidak boleh dibesuk oleh keluarganya. Ini juga menjadi masalah buat kami, karena kami merasakan juga kalau lama tidak bertemu keluarga, sama-sama galau," ungkap Kunrat.

Oleh karena itu, lanjutnya, salah satu kegiatan program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, diadakanlah razia secara serentak pada hari ini.
"Tentunya kami ucapkan terimakasih kepada TNI dan Polri atas kerjasama yang dilakukan dengan baik, dan seluruh staf jajaran yang hari ini melaksanakan razia," kata dia.

Langkah ini, lanjut Kunrat, sebagai salah satu upaya mencegah jangan sampai terjadi penyalahgunaan Narkoba di dalam Lapas, dan jangan sampai terjadi pengendalian Narkoba dari dalam Lapas. Tidak hanya kegiatan razia hari ini, namun Lapas Narkotika Bandar Lampung juga konsisten dan berkala melakukan kegiatan pencegahan dan pengawasan, walaupun sifatnya internal. "Kami tidak akan pernah berhenti. Kami akan mengatur strategi terbaik dalam rangka pencegahan," tuturnya.

Kunrat bersyukur razia hari ini berjalan dengan baik dan lancar, dan tidak ditemukan barang terlarang yakni handphone maupun Narkoba. "Alhamdulillah kita tidak menemukan handphone dan Narkoba. Tidak ada rekayasa, ini serempak, tidak ada yang tahu. Kami betul-betul silence ini kami laksanakan. Dengan harapan, ke depan tetap sama, tidak ada barang-barang terlarang yang ditemukan," kata dia lagi. (Tika)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gelar Razia Serentak, Lapas Narkotika Bersih Dari Handphone dan Dilakukan Secara Profesional"

Posting Komentar