Sukadana — Dalam upaya menumbuhkan harapan dan memperkuat iman di tengah masa pembinaan, Rutan Kelas IIB Sukadana menggelar kegiatan pembinaan kerohanian bagi warga binaan beragama Nasrani, Rabu (11/02). Melalui sentuhan rohani yang hangat dan penuh makna, Rutan Sukadana menghadirkan Penyuluh Agama Kristen dari Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Mieke Ratna Juwita,
Pembinaan berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana kekeluargaan. Kegiatan diawali dengan pujian melalui lagu rohani yang dinyanyikan bersama, dilanjutkan dengan doa pembuka sebagai bentuk penyerahan diri kepada Tuhan sebelum memasuki sesi pembelajaran firman.
Dalam kesempatan tersebut, warga binaan diajak untuk mendalami makna ketaatan kepada Tuhan melalui pembacaan Alkitab, khususnya dari Samuel 15:22 dan Yohanes 14:15. Melalui kedua ayat tersebut, penyuluh menekankan bahwa ketaatan lebih utama daripada sekadar ritual, serta menjadi wujud nyata kasih dan iman dalam kehidupan sehari-hari. Warga binaan diajak untuk menerapkan nilai ketaatan dalam setiap aspek kehidupan, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Rutan Sukadana dalam keterangannya menegaskan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dari proses pembinaan warga binaan.
“Pembinaan keagamaan adalah pondasi utama dalam membentuk karakter dan mental warga binaan. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan rohani secara rutin dan berkelanjutan, agar warga binaan memiliki bekal iman yang kuat, mampu memperbaiki diri, dan siap kembali menjadi pribadi yang lebih baik di tengah masyarakat,” ujar Karutan.
Melalui pembinaan kerohanian ini, Rutan Sukadana berharap nilai-nilai iman, ketaatan, dan pertobatan dapat tumbuh secara nyata dalam diri setiap warga binaan, sehingga proses pemasyarakatan tidak hanya membina secara fisik dan keterampilan, tetapi juga membentuk pribadi yang berintegritas dan berakhlak mulia.




