Tanggamus - Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Tanggamus Hj. Mahmudah Saleh, M.Pd.I menghadiri dan menyaksikan langsung proses penyembelihan hewan kurban di Masjid Agung Nurul Faizin Islamic Center Kota Agung, Rabu, 27 Mei 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, staf ahli bupati, para asisten, Ketua dan pengurus TP-PKK Kabupaten Tanggamus, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), kepala OPD, Kabag Protokol, serta Camat Kota Agung.
Dalam kesempatan itu, Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. mengatakan momentum Idul Adha bukan hanya tradisi penyembelihan hewan kurban, tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan wujud ketaatan kepada Allah SWT.
“Saya berharap masyarakat yang memiliki kemampuan dapat terus meningkatkan kesadaran berkurban. Bisa dalam bentuk sapi, kambing, ataupun secara bersama-sama atau patungan. Karena ini sangat penting sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat miskin dan bagian dari ibadah sosial,” ujar Saleh Asnawi.
Menurutnya, ibadah kurban juga menjadi simbol rasa syukur atas nikmat dan rezeki yang diberikan Allah SWT kepada umat manusia.
“Implementasi rasa syukur itu salah satunya melalui kurban. Kita hidup bertahun-tahun diberi rezeki, maka sudah sepatutnya kita berupaya menyisihkan sebagian untuk berbagi kepada sesama,” lanjutnya.
Saleh Asnawi juga menegaskan bahwa daging hewan kurban yang dibagikan diprioritaskan untuk masyarakat fakir miskin, anak-anak yatim, serta warga sekitar lingkungan Islamic Center Kota Agung.
“Prioritas pembagiannya untuk fakir miskin, anak-anak yatim, dan masyarakat sekitar agar benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanggamus Henri Fatra menjelaskan, jumlah hewan kurban yang disembelih di Islamic Center tahun ini mencapai tujuh ekor sapi dan sekitar 28 ekor kambing.
“Yang dipotong hari ini di Islamic Center ada tujuh sapi. Kemudian kambing sekitar 28 ekor,” kata Henri Fatra.
Ia menyebutkan, dari total hewan kurban tersebut diperkirakan menghasilkan sekitar 2.000 bungkus daging kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat.
“Insya Allah sampai 2.000 bungkus,” ujarnya.
Henri menambahkan, pembagian daging kurban diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu, warga sekitar, anak yatim, hingga panti asuhan dan pondok pesantren di wilayah Tanggamus.
“Prioritasnya masyarakat sekitar dan warga kurang mampu. Panti asuhan kita kirim juga, pondok pesantren juga kita kirim,” jelasnya.
Ia berharap pelaksanaan kurban di Kabupaten Tanggamus terus meningkat setiap tahunnya sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
“Semoga bermanfaat, semoga berkah, dan tahun depan bisa lebih banyak lagi,” tandasnya.(Rls/Apa riyadi)





