Banyuasin – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin kembali melaksanakan tes urine narkotika bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan penguatan pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan, Senin (25/5), bertempat di Klinik Lapas Kelas IIA Banyuasin.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh petugas kesehatan Lapas Kelas IIA Banyuasin dengan koordinasi bersama Kepala Lapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, Kepala Subseksi Keamanan, Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib, serta jajaran staf pengamanan.
Sebanyak 40 warga binaan mengikuti pemeriksaan tes urine. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif atau tidak terdeteksi mengandung narkotika, psikotropika, maupun zat adiktif lainnya.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah rutin yang dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga lingkungan lapas tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba.
“Tes urine rutin ini merupakan bagian dari deteksi dini sekaligus pengawasan berkelanjutan untuk memastikan lingkungan Lapas Banyuasin tetap steril dari penyalahgunaan narkotika. Hasil negatif ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga integritas dan keamanan lingkungan pemasyarakatan,” ujar Tetra.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai langkah preventif, disertai penguatan pembinaan dan pengawasan terhadap seluruh warga binaan.





