Muara Tebo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo terus mendorong program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan produktif di bidang pertanian.
Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan panen bayam yang dilaksanakan pada Selasa (18/8) di area perkebunan Lapas Kelas IIB Muara Tebo.
Kegiatan panen tersebut melibatkan Kepala Subseksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja), staf bimbingan kerja, peserta magang, serta WBP yang mengikuti program pembinaan kemandirian. Proses panen dilakukan secara bersama-sama dengan memetik dan mengumpulkan tanaman bayam yang telah mencapai masa panen.
Dari kegiatan tersebut, berhasil diperoleh sebanyak 70 ikat bayam dengan kualitas yang baik dan layak untuk dipasarkan maupun diolah lebih lanjut.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana bagi WBP untuk memperoleh keterampilan praktis di bidang pertanian, tetapi juga merupakan bagian dari upaya Lapas Muara Tebo dalam mendukung program ketahanan pangan.
Hasil perkebunan yang dikelola secara produktif diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian bagi WBP.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memberikan keterampilan yang bermanfaat kepada warga binaan. Hasil panen yang baik juga menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian dapat berjalan secara produktif dan memberikan nilai manfaat,” ujar Munawir.
Setelah dipanen, sebanyak 70 ikat bayam tersebut selanjutnya akan segera dibawa untuk dipasarkan atau diolah di dapur lapas muara tebo, sehingga hasil pembinaan dapat memberikan nilai ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan program pertanian di Lapas Kelas IIB Muara Tebo.





