TANGERANG — Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang meningkat sejak sore tadi berdampak serius pada moda transportasi udara. Rute penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Tangerang menuju Lampung terpaksa batalkan demi keselamatan penerbangan, menyebabkan ratusan penumpang terlantar di bandara.
Sebaran abu vulkanik di jalur lintasan udara dinilai membahayakan mesin pesawat dan mengurangi visibilitas penerbangan. Akibat pembatalan mendadak ini, penumpukan penumpang tak terhindarkan di area terminal penerbangan domestik.
Penerbangan Terdampak: Salah satu maskapai yang membatalkan operasionalnya adalah Lion Air dengan kode penerbangan JT 242 rute Soekarno-Hatta – Lampung.
Kondisi Penumpang: Ratusan calon penumpang terdampar dan mengantre di kounter layanan customer service untuk mengurus proses pengembalian dana (refund) maupun penjadwalan ulang penerbangan (reschedule).
Alasan Keselamatan: Pihak maskapai dan otoritas bandara menegaskan bahwa langkah pembatalan penerbangan diambil untuk mengutamakan keselamatan para penumpang akibat sebaran abu vulkanik (volcanic ash) di ruang udara.
Hingga saat ini, otoritas bandara dan pihak maskapai terus memantau pembaruan peta sebaran abu vulkanik dari BMKG dan PVMBG sebelum memutuskan untuk membuka kembali rute penerbangan menuju Lampung. (Yowes)





