DPRD Kota Metro Minta Usulan Pembangunan dan Musrenbang Selaras

DPRD Kota Metro Minta Usulan Pembangunan dan Musrenbang Selaras



Wali Kota Metro Achmad Pairin dan Ketua DPRD Tondi MG Nasution saat penyerahan pengantar nota keuangan APBD 2020 di gedung DPRD


Suaralampung.Com.
METRO - Ketua DPRD Kota Metro Tondi MG Nasution meminta usulan pembangunan dalam Musrenbang selaras dengan apa yang diusulkan saat dewan reses.

"Kita harapkan hendaknya usulan itu sinkron dengan yang akan diusulkan pada reses DPRD nanti. Sehingga nantinya tidak ada lagi perubahan. Jadi bisa kita kawal sampai jadi kebijakan pembangunan Kota Metro," bebernya, Minggu (9/2).

Dengan usulan yang selaras, maka akan lebih mudah merealisasikan, terkecuali ada keadaan darurat sehingga usulan berubah karena harus lebih diutamakan.

Ia berharap, masyarakat menghadiri reses anggota dewan di dapil masing-masing yang akan berlangsung pada Februari.

Dijelaskannya, masyarakat harus mengetahui, jika APBD sudah diketuk maka tidak bisa lagi usulan masuk.

Sehingga harus menunggu pada pembahasan anggaran selanjutnya. Karenanya, masyarakat juga perlu aktif dalam menyampaikan usulan.

"Jangan takut, DPRD pasti akan mengawal usulan hasil musrenbang dan reses nantinya dalam pembahasan APBD. Nah, kita juga minta partisipasi dari masyarakat. Bulan depan kita reses, silahkan sampaikan usulan," imbuhnya.

Ia meminta, agar usulan hendaknya jangan hanya berupa bangunan fisik semata. Tetapi menyentuh sektor pembangunan ekonomi dan sosial. Agar kebijakan pembangunan dapat mendongkrak ekonomi masyarakat setempat.

"Saya melihat usulan dari kelurahan-kelurahan mayoritas untuk pembangunan fisik. Sementara untuk ekonomi nyaris tidak ada, apalagi untuk sosial yang umumnya bersifat insentif saja. Jadi jangan berpatokan pada infrastruktur saja," tuntasnya.

Pantau Website DPRD

Komisi II DPRD Kota Metro mengaku dewan tengah membuat laporan usulan dari masyarakat melalui kanal online website resmi DPRD.

"Nah, rencananya nanti tiap usulan hasil reses dewan itu tertera dalam website. Bahkan akan disinkronkan dengan website Bappeda. Sehingga warga bisa memantau usulan mana yang masuk dalam kebijakan pembangunan," tukas Ketua Komisi II Fahmi Anwar.

Ia menambahkan, uang rakyat memang diperuntukkan kembali kepada rakyat. Namun demikian, masyarakat harus paham bahwa keuangan daerah juga ada keterbatasan. Dan kebijakan tentu mengacu pada skala prioritas.

"Jadi semisal usulan tidak masuk pada anggaran 2021, maka disiapkan lagi, diusulkan kembali tahun berikutnya. Karena tidak mungkin dilakukan serempak, tapi bertahap, mengingat kemampuan keuangan tadi," tuntasnya.(Tri/dra)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "DPRD Kota Metro Minta Usulan Pembangunan dan Musrenbang Selaras"

Posting Komentar