KSOP Panjang dan IPC Panjang Gelar Rapat Antisipasi Penyebaran Virus Corona Bersama Insan Maritim Lampung

KSOP Panjang dan IPC Panjang Gelar Rapat Antisipasi Penyebaran Virus Corona Bersama Insan Maritim Lampung

Suaralampung.com, Bandarlampung-

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas  Pelabuhan kelas 1 Panjang bersama IPC Cabang Panjang Lampung, beserta insan maritime di Provinsi Lampung menggelar rapat antisipasi penyebaran virus Corona di wilayah Pelabuhan Indonesia, khususnya di wilayah kerja Pelabuhan Panjang dengan menyiapkan Crisis Center Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Kepala KSOP Kelas I Panjang, Andi Hartono dalam pembukaan Rapat yang digelar di Aula Kantor KSOP Kelas I Panjang, Senin (30/3).

Dalam rapat yang dihadiri langsung oleh para pimpinan insan maritime se Lampung, yakni Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lampung Amrul Adriansyah, Direktur Polairud Polda Lampung Ivan Setiadi, General Manager IPC Panjang Drajat Sulistyo, Jajaran pimpinan Kantor Kesehatan Pelabuhan, Badan Usaha Pelabuhan (BUP), Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), serta pimpinan Asosiasi bidang pelayaran.

Andi Hartono menjelaskan, ditengah merebaknya wabah Corona saat ini, tentunya perlu dilakukan tindakan pencegahan dan penanganan agar penyebaran virus covid 19 dapat terhenti. Menyikapi hal tersebut, KSOP Kelas I Panjang beserta insan maritime di Propinsi Lampung tengah menyiapkan Crisis Center Covid 19 untuk menekan Dampak dari Penyebaran Covid 19 khususnya di wilayah kerja Pelabuhan Panjang.

Selanjutnya, General Manager IPC II Panjang, Drajat Sulistyo mengatakan pembentukan crisis center covid 19 dimaksudkan untuk menjalankan Standar Operasional dan Prosedur Penanganan Kapal dan Pasien di atas kapal yang terpapar Covid 19 yang telah ditetapkan oleh Kepala KSOP Kelas I Panjang pada tanggal 16 Maret 2020. Sehingga protokol keselamatan dan kesehatan dapat dijalankan secara cepat, tepat dan maksimal. 

Mewabahnya virus Covid-19 yang terjadi di Indonesia, cukup mempengaruhi kondisi aktifitas kinerja Operasional di Pelabuhan Panjang, yang tentunya akan mempengaruhi perekonomian khususnya di Provinsi Lampung, untuk itu perlu adanya langkah - langkah pengendalian agar penyebaran virus covid19 ini dapat dihentikan, dengan cara menyiapkan Crisis Center Covid 19 yang merupakan kerangka organisasi yang segera bisa hidup jika ada keadaan yang dianggap kritis untuk proses pengambilan keputusan. 

Pembentukan crisis center covid 19 dimaksudkan untuk menjalankan Standar Operasional dan Prosedur Penanganan Kapal dan Pasien di atas kapal yang terpapar Covid 19 yang telah ditetapkan oleh Kepala KSOP Kelas I Panjang pada tanggal 16 Maret 2020, sehingga protokol keselamatan dan kesehatan dapat dijalankan secara cepat, tepat dan maksimal.

Pengambilan keputusan ada di bawah Kepala kantor KSOP Kelas I Panjang langsung, badan ini anggotanya dibagi dua yaitu anggota tetap dan tidak tetap dari Seluruh pemangku kepentingan di bidang pelayaran, baik Instansi Pemerintah, BUMN, Swasta maupun stakeholder lainnya. 

"Perlu diketahui bahwa sebagai alternative lokasi penempatan posko crisis center akan ditempatkan di lokasi IPC Panjang "Untuk Pelabuhan Panjang, Kami telah menyediakan ruang khusus isolasi jika ada awak kapal yang terpapar Covid19,"  tutur GM IPC Panjang, Drajat Sulistio. 

Untuk itu, pihaknya butuh bantuan pengamanan dari Danlanal maupun Dirpolairud untuk memperketat penjagaan di Pos I Pelabuhan Panjang," kata Drajat. Menanggapi hal ini, Dirpolairud Polda Lampung, Ivan Setiadi mengungkapkan akan menyediakan tambahan 13 ruang khusus isolasi di Rumah Sakit Bhayangkara milik Polri. 

Sedangkan untuk ruang Crisis Center tentunya akan dilengkapi dengan berbagai peralatan pendukung seperti, Alat Pelindung Diri (APD), Cairan Sanityzer, Thermometer, vitamin dan sebagainya. Seluruh insan maritime propinsi lampung menyambut baik hal ini dan bersepakat untuk segera menerapkan crisis center covid 19 ini agar rantai penyebaran pandemi Covid19 dapat terputus. (Tik)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KSOP Panjang dan IPC Panjang Gelar Rapat Antisipasi Penyebaran Virus Corona Bersama Insan Maritim Lampung"

Posting Komentar